Garuda Indonesia di Semarang Realisasikan 70% Target

Hingga Agustus 2017 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Branch Office Semarang merealisasikan 70% target.
Anggara Pernando | 23 September 2017 06:18 WIB
Pesawat Garuda Indonesia disambut siraman air menggunakan water cannon saat tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (8/9). Maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta ke Bandara Blimbingsari Banyuwangi. - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, SEMARANG – Hingga Agustus 2017 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Branch Office Semarang merealisasikan 70% target.

General Manager Garuda Indonesia (GIAA) Branch Office Semarang Dewa Rai menuturkan, pihaknya menargetkan dapat memperoleh pendapatan sebesar US$38 juta atau sekitar Rp500 miliar (kurs Rp13.000) dari Jawa Tengah hingga akhir 2017.

Diharapkan dengan masih banyaknya jadwal libur hingga Desember 2017 nanti termasuk momen Natal dan Tahun Baru maka target ini diharapkan dapat terealisasi.

“Untuk penerbangan Internasional [potensinya] banyak yang ingin winter [merasakan musim dingin] ke luar [negeri]. Winter biasanya September hingga akhir Desember,” kata Dewa di sela pembukaan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) di Semarang, Jumat (22/9/2017).

 Dengan capaian ini, maka secara nasional Garuda  Indonesia cabang Semarang menyumbang kontribusi setara 14%-15% dari target perusahaan. Jumlah ini terbesar kedelapan secara nasional.

Saat ini pihaknya juga juga memperkuat kerja sama dengan cabang GIAA di luar negeri. Kerja sama dengan agen wisata juga dilakukan, terutama di negara yang penduduknya mayoritas Budha. Objek utama yang dipasarkan adalah wisata religi ke Borobudur serta objek wisata pendukung lainnya, seperti Gedung Batu Sam Po Kong hingga Kota Lama di Semarang.

“Ini juga mendukung program Kementerian Pariwisata mengembangan 10 objek wisata di luar Bali. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah daerah,” katanya.

Dewa menuturkan, saat ini sebagian besar pendapatan wilayah kerjanya ditopang oleh penerbangan domestik yang mencapai 65% pendapatn. Sedangkan, 35% sisanya merupakan penerbangan dengan tujuan internasional.

Dewa mengharapkan seiring rampungnya Terminal Baru Bandara Ahmad Yani, Semarang pada triwulan I/2018, pihaknya berharap terjadi peningkatan penumpang. Saat ini GIAA memiliki 13 penerbangan setiap harinya melalui Bandara Ahmad Yani.

Tag : garuda indonesia
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top