Semester I/2017, Ekspor Indonesia ke Jiangsu China Melonjak 54,8%

Propinsi Jiangsu China mencatatkan kenaikan impor produk dari Indonesia cukup tinggi yakni mencapai 54,8% dalam semester I/2017 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Mia Chitra Dinisari | 25 September 2017 15:21 WIB

Bisnis.com, NANJING- Propinsi Jiangsu China mencatatkan kenaikan impor produk dari Indonesia cukup tinggi yakni mencapai 54,8% dalam semester I/2017 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Artinya, ekspor Indonesia ke Jiangsu naik 54,8%.

Hang Youfei Deputi Direktur Komisi Pengembangan dan Reformasi Propinsi Jiangsu mengatakan total impor ke Indonesia pada semester I tahun ini mencapai US$1,7 miliar dolar.

Sedangkan untuk kapasitas ekspor untuk periode yang sama mencapai US$2,6 miliar dolar atau naik tipis 8,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Total ekspor impor kami dengan Indonesia di paruh tahun ini mencapai US$4,3 miliar dolar atau naik 23% dibandingkan tahun lalu," ujarnya saat kunjungan delegasi media Asia Tenggara ke Nanjing, Senin (25/09).

Adapun produk atau komoditas yang diimpor katanya mayoritas adalah produk agribisnis seperti cpo, karet, beras dan juga buah-buahan. Sementara untuk produk yang diekspor, katanya, antaralain mekanikal dan chemical.

Untuk jumlah impor pada semester I tersebut, katanya, Indonesia menempati peringkat pertama dibandingkan negara lainnya di negara Asia Tenggara. Untuk sisi investasi asing, Jiangsu juga dikenal sebagai propinsi dengan tingkat GDP tertinggi di China.

Pada tahun lalu, GDP Jiangsu mencapai 7,61 triliun dolar atau US$1,14 triliun, dengan pendapatan perkapita 95,238 yuan atau US$14,341 dalam empat tàhun terakhir, atau tumbuh 7,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Jiangsu merupakan propinsi dengan produksi manufaktur elektronik dan pakaian jad terbesar di China, dengan pusat pabrikan terletak di Nanjing.

Tag : impor
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top