Ekspor Baja China ke Indonesia Naik 50%

Perusahaan produsen baja asal China Nisco menargetkan ekspor baja ke Indonesia sebesar 6.000 ton sepanjang tahun ini.
Mia Chitra Dinisari | 27 September 2017 08:37 WIB
Pabrik baja Nisco di Nanjing, China - Mia Chitra Dinisari

Bisnis.com, NANJING- Perusahaan produsen baja asal China Nisco menargetkan ekspor baja ke Indonesia sebesar 6.000 ton pada tahun ini.

Angka tersebut naik 50% dari total ekspor baja tahun lalu yang mencapai 30.000 ton per tahun.

Zhang Yang, Manager Nisco mengatakan peningkatan jumlah ekspor itu menyusul bertambahnya permintaan dari Indonesia. "Tahun ini kita targetkan naik menjadi 6.000 ton tahun ini untuk ekspor ke Indonesia," ujarnya dalam kunjungan wartawan Asia Tenggara ke Nanjing atas undangan dari Kementerian Luar Negeri China.

Zhang mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar mereka saat ini. Kemungkinan, katanya, target tersebut akan kembali meningkat tahun depan.

Sementara itu, Zhang Yang juga menjelaskan rencana pembangunan pabrik baja di Medan Indonesia yang bekerjasama dengan perusahaan lokal Garuda Gahapi yang saat ini terkendala.

Menurutnya, beberapa masalah tersebut antaralain terkait power suply dan juga permasalahan joint venture antara kedua perusahaan tersebut. Kerjasama itu sendiri, lanjutnya, sebenarnya sudah diteken sejak 2013 lalu, namun belum terealisasi hingga saat ini. Rencananya, pabrik itu akan memproduksi baja sebesar 1 juta ton per tahunnya, dan akan menjadi pabrik baja terbesar milik Nisco.

Adapun nilai proyek pembangunan proyek tersebut menurutnya sebesar US$200 juta, dan pihaknya berharap akan segera terealisasikan dalam waktu dekat.

Zhang Yang menjelaskan mereka juga tengah menjajaki kerjasama baru untuk kawasan Indonesia lainnya, yakni Kalimantan. Meski demikian, dia menyebutkan rencana itu masih belum bisa dipaparkan karena pihaknya masih dalam proses seleksi dan feasibility study.

Di China sendiri, Nisco memiliki dua pabrik yang memproduksi dua jenis baja, yakni baja lempengan dan baja batangan. Pabrik tersebut, memproduksi sebesar 690.000 ton baja per tahunnya.

Tag : baja
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top