Bidik Kerja Sama Kelapa Sawit, RI Petakan Peluang Bisnis di Kigoma

Pemerintah Indonesia memetakan peluang bisnis khususnya di bidang kelapa sawit di Kigoma, Tanzania.
Azizah Nur Alfi | 28 September 2017 18:38 WIB
Perkebunan kelapa sawit - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia memetakan peluang bisnis khususnya di bidang kelapa sawit di Kigoma, Tanzania.

Hal ini dilakukan melalui kunjungan kerja Duta besar RI untuk Tanzania Ratlan Pardede ke Provinsi Kigoma dalam rangka memetakan peluang bisnis Indonesia-Tanzania.

“Saya ingin memetakan comparative advantage tiap daerah di Tanzania, termasuk Kigoma, untuk menciptakan terobosan dalam peningkatan peluang bisnis kedua negara,” ujar Pardede pada Rabu (27/9), dalam keterangan resmi.

Informasi peluang bisnis kedua negara diketahui lewat paparan mengenai potensi kerjasama ekonomi Indonesia dengan Kigoma khususnya di bidang kelapa sawit, di hadapan jajaran tinggi pejabat Provinsi Kigoma.

Digarisbawahi pula mengenai komitmen produksi kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing dengan menerapkan 7 prinsip ISPO yakni mengedepankan tata kelola perkebunan yang baik, proteksi lingkungan, prinsip konservasi, proteksi lingkungan, kesejahteraan petani, bisnis berkelanjutan, tanggung jawab komunitas dan sosial serta manajemen perkebunan dengan sistem lisensi.

Act. Regional Commissioner Kigoma Samson Anga mengharapkan pemerintah Indonesia dapat membantu mengembangkan kelapa sawit di Kigoma lewat kehadiran dunia usaha Indonesia di Provinsi tersebut.

“Provinsi Kigoma telah ditunjuk bagi pengembangan sektor kelapa sawit di Tanzania. Kigoma ingin belajar dari Indonesia yang sangat unggul dalam sektor tersebut. Untuk itu, kami membuka pintu lebar dan akan memberikan dukungan penuh bagi investor Indonesia untuk menggarap kelapa sawit di Kigoma,” tambahnya.

Dia menyebut 80% sawit Tanzania berasal dari Kigoma, tetapi kapasitas produksi masih rendah. Oleh karena itu, Kigoma berharap Indonesia dapat membantu mengembangkan kelapa sawitnya. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mengakses pasar Afrika Timur dan Tengah seperti Republik Demokratik Kongo, Rwanda, Burundi dan Zambia.

Selain sawit, sektor potensial lainnya di Kigoma yang mengemuka dalam pertemuan tersebut antara lain perikanan, pertanian, agro-processing, peternakan dan pariwisata.

“Posisi Kigoma yang berada diperbatasan dengan Burundi dan Rwanda, keberadaan danau Tanganyika, serta curah hujan yang baik menjadikan wilayah ini amat strategis dan potensial bagi investasi,” imbuhnya.

Tag : cpo, sawit
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top