Pemerintah Bagikan 1.375 Konverter Kit untuk Nelayan Makassar

Sebagai upaya pemerintah dalam merealisasikan program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), Kementerian ESDM membagikan 1.375 unit konverter kit kepada nelayan kecil di Makassar, Sulawesi Selatan.\n\n
Lucky Leonard | 29 September 2017 14:24 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MAKASSAR - Sebagai upaya pemerintah dalam merealisasikan program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), Kementerian ESDM membagikan 1.375 unit konverter kit kepada nelayan kecil di Makassar, Sulawesi Selatan.

Secara simbolik penyerahan Konverter Kit dilakukan Menteri ESDM Ignasius Jonan kepada perwakilan nelayan kecil. Ikut mendampingi penyerahan konverter kit Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Muchamad Iskandar dan Senior Vice President Non Fuel Marketing PertaminaBasuki Trikora Putra.

Jonan menjelaskan pemberian paket perdana  pada nelayan kecil ini terdiri dari mesin kapal, konverter kit, serta pemasangan dan tabung khusus LPG beserta isinya. Kriteria penerima adalah nelayan pemilik kapal kurang lebih 5 GT.

"Penerima paket adalah nelayan yang memiliki kapal berbahan bakar bensin dan berdaya mesin kurang dari 13 HP, serta belum pernah menerima bantuan sejenis," katanya dalam sambutannya, Jumat (29/9/2017).

Penyerahan Konverter kit kepada nelayan kecil akan berlangsung sampai dengan  November 2017. Program Konversi BBM ke BBG untuk nelayan kecil pada tahun ini telah merealisasikan pemberian 2.165 konverter kit dari rencana 16.656 paket.

Alokasi anggaran program tersebut untuk tahun ini senilai Rp120,96 miliar yang ditujukan untuk 16 kabupaten yang terbagi dalam empat zona.

Nelayan kecil yang sudah menerima konverter kit selain Makassar yakni Pasaman Barat, Padang, Banyuwangi, Demak, Tuban dan Lombok Barat. Sementara nelayan kecil yang menunggu giliran adalah  Kabupaten Sukabumi, Cilacap, Pasuruan, Probolinggo, Jembrana, Karang Asem, Lombok Timur, Mamuju dan Gorontalo yang ditargetkan sampai akhir 2017, daerah tersebut sudah menerima konverter kit.

Adapun program ini sudah dilaksanakan dari sejak 2016 di berbagi sentra nelayan kecil di berbagai daerah.

Dengan menggunakan paket Konverter Kit ini, tambah Jonan, nelayan dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 50% atau setengahnya. Nelayan yang biasanya menghabiskan Rp100.000 untuk membeli bensin, dengan paket ini akan berganti dengan dua tabung LPG yang harganya jauh lebih murah.

"Ini diharapkan dapat mempermudah pekerjaan sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke SPBU untuk membeli bensin dan akan menghemat biaya bahan bakar," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar menyatakan Pertamina yang mendapat penugasan dari Kementerian ESDM akan selalu konsisten mendukung program pemerintah dan memberikan upaya terbaik dalam setiap penugasan yang diberikan.

"Distribusi paket perdana LPG 3 kg kepada nelayan kecil di Makassar ini diharapkan dapat memudahkan pemenuhan energi di sektor perikanan," ujarnya.

Pertamina berharap pemanfaatan LPG 3 kg bagi nelayan kecil yang menggantikan solar untuk melaut akan memberikan dampak positif, khususnya penghematan pengeluaran biaya bahan bakar secara signifikan, serta membantu ekonomi masyarakat nelayan menuju ekonomi ramah lingkungan, serta memperkecil konsumsi BBM bersubsidi yang cenderung membengkak.

Tag : konversi bbm ke bbg
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top