Jasa Armada Indonesia Perluas Ekspansi

PT Jasa Armada Indonesia berencana menambah 15 kapal dalam dua tahun mendatang guna menopang ekspansi jasa pemanduan. Perseroan juga bakal memperluas jasa pemanduan ke wilayah eksplorasi dan produksi minyak dan gas.
Rivki Maulana | 07 November 2017 15:54 WIB
Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Dawam Atmosudiro (kedua kanan) bersama Direktur Supardi (kiri), Direktur Herman Susilo (kanan), dan Direktur PT Pelindo II Iman Rachman (kedua kiri) saling bertumpu tangan, di sela-sela Media Gathering, di Jakarta, Selasa (7/11). - JIBI/Endang Mucht

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jasa Armada Indonesia berencana menambah 15 kapal dalam dua tahun mendatang guna menopang ekspansi jasa pemanduan. Perseroan juga bakal memperluas jasa pemanduan ke wilayah eksplorasi dan produksi minyak dan gas.

Presdir PT JAI Dawam Atmosudiro mengatakan realisasi penambahan kapal dalam periode 2018-2019 bakal tergantung dari kecepatan pengembangan usaha. "Kalau marketnya bagus, mungkin [15 kapal] bisa kami beli dalam satu tahun," jelasnya di Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Menurut Dawam saat ini perseroan memiliki 23 kapal milik. Jumlah tersebut bertambah berkat pengalihan aset kapal senilai Rp348 miliar lewat inbreng dari induk usaha, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Sementara itu, jumlah kapal yang dioperasikan saat ini mencapai 75 kapal dengan kinerja layanan kapal sebanyak 25.000 kapal per tahun.

Dawam mengatakan, investasi pembelian kapal bakal menggunakan dana dari hasil penawaran umum perdana atau IPO di pasar modal. JAI rencananya bakal mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada Desember 2017.

Kapal baru yang akan dibeli bakal dikerahkan untuk melayani jasa pemanduan di wilayah kerja eksisting maupun wilayah kerja baru. Saat ini, JAI beroperasi di 12 pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo II, terbentang dari Sumatera bagian Barat dan Selaran, Jawa bagian Barat, dan Kalimantan Barat.

Dawam mengatakan, JAI juga bakal melakuka ekspansi ke 5-6 titik baru. Dawan menyebut perseroan tinggal menunggu realisasi pelimpahan kewenangan jasa pandu di wilayah produksi kontraktor migas. Ekspansi itu menurut Dawam diyakini bakal membuat pendapatan perseroan melonjak di tahun depan.

Tag : pelindo ii
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top