Qualcomm Garap Prosesor Khusus Cloud

Qualcomm Datacenter Technologies Inc. mulai mengekspansi pasar global dengan menyediakan prosesor khusus untuk sistem komputasi awan.
Pandu Gumilar | 14 November 2017 10:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Qualcomm Datacenter Technologies Inc. mulai mengekspansi pasar global dengan menyediakan prosesor khusus untuk sistem komputasi awan.

Prosesor bernama Qualcomm Centriq 2400 itu diyakini dapat mengurangi beban kerja komputasi awan dan pusat data. Prosesor ini merupakan platform chip tunggal yang dibangun menggunakan proses FinFET 10 nanometer dengan 18 miliar transistor pada ruang hanya sebesar 398mm.

Qualcomm juga menegaskan jika prosesor ini hemat daya sebab mampu mencapai performa luar biasa dengan mengkonsumsi daya kurang dari 120 watt.

Tidak tanggung-tanggung, prosesor ini menawarkan kinerja empat kali lebih baik dibandingkan prosesor performa tertinggi Intel Skylake, yaitu Intel Xeon Platinum 81801.

Qualcomm Centriq 2400 memiliki ukuran 48 dan 64-bit single-thread cores yang berkerja pada frekuensi hingga 2,6 GHz. Core tersebut dapat terhubung dengan bandwidth 250GBps untuk menghindari kemacetan kinerja pada saat beban penuh.

"Kami telah merancang prosesor server berbasis Arm yang paling canggih di dunia yang memberikan kinerja tinggi dan ditambah dengan efisiensi energi tertinggi, yang memungkinkan pelanggan kami mewujudkan penghematan biaya yang signifikan," kata Anand Chandrasekher, Wakil Presiden Senior dan Manajer Umum Qualcomm Datacenter Technologies pada Selasa (14/11).

Perlu waktu empat tahun bagi Qualcomm untuk merealisasikan prosesor ini. Qualcomm berencana membanderol prosesor ini pada rentang harga US$1.995.

Tag : cloud, prosesor
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top