BISNIS PARIWISATA: Kelompok Milenial Makin Banyak Berkunjung ke Hong Kong

Hong Kong Tourism Board membidik Indonesia sebagai salah satu pasar utama di kawasan Asia Tenggara, terutama segmen milenial yang diyakini memiliki minat berlibur lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Amanda Kusumawardhani | 07 Desember 2017 13:06 WIB
Mickey Mouse dan Minnie Mouse. - .Reuters

 

Bisnis.com, JAKARTA— Hong Kong Tourism Board mengungkapkan kunjungan wisatawan asal Indonesia yang berlibur ke Hong Kong meningkat 7,1% menjadi 389.491 sepanjang Januari-Oktober (year-on-year).

“Komposisi milenial terhadap total populasi Indonesia mencapai 32%. Segmen ini terbukti memiliki minat berlibur 2-3 kali lebih tinggi dibandingkan generasi-generasi sebelumnya,” kata Simon Wong, Regional Director Southeast Asia Hong Kong Tourism Board, di Jakarta.

Dari riset yang sudah dilakukan oleh Hong Kong Tourism Board, segmen milenial ini memiliki karakteristik berlibur yang berbeda dibandingkan dengan masyarakat kebanyakan. Mereka memiliki minat yang lebih tinggi untuk mengunjungi destinasi yang belum pernah didatangi, mereka suka mencoba hal baru, dan belajar hal yang baru.

Untuk menjaring lebih banyak milenial Indonesia berkunjung ke Indonesia, Hong Kong Tourism Board menawarkan sejumlah paket liburan dengan sentuhan masyarakat lokal. Harapannya, wisatawan asal Indonesia bisa berjalan-jalan, mencoba hal baru, dan mencicipi hidangan ala orang lokal.

Jika dirinci, karakteristik masyarakat Indonesia yang berkunjung di Indonesia lebih didominasi oleh keluarga dan kaum muda sehingga dirinya mengungkapkan kedua grup ini akan menjadi target prioritas marketing Hong Kong Tourism Board.

“Mereka biasanya bepergian ke Hong Kong sekitar Juli dan Desember dengan jangka waktu menginap rata-rata 3-4 hari. Konsumsi wisatawan asal Indonesia juga cukup tinggi dibandingkan dengan wisatawan lainnya di Asia Tenggara,” jelasnya.

Selain itu, Hong Kong Tourism Board terus meningkatkan aksesibilitas perjalanan langsung dari Indonesia ke Hong Kong yang saat ini hanya dilayani oleh beberapa maskapai penerbangan. Untuk itu, dia bekerjasama dengan Malaysia Airlines dan Singapore Airlines untuk menjaring lebih banyak turis Indonesia melalui Singapura atau Malaysia.

Dalam websitenya, Hong Kong Tourism Board menyatakan sebanyak 62 restoran sudah memiliki logo halal, 5 toko dengan sertifikasi halal, dan 3 airline kitchen(Cathay Pasific Cathering Services Ltd, LSG Lufthansa Service Hong Kong Ltd, Gate Gourmet Hong Kong Ltd).

“Dalam dua tahun terakhir, kami dan mitra terus berkomitmen untuk menyediakan fasilitas pariwisata yang ramah bagi turis muslim. Disneyland sudah memiliki 2 rumah makan dengan sertifikat halal, dan 1 kios halal di Ocean Park,” katanya.

Pada 2016, Hong Kong Tourism Board mencatat kawasan khusus (special region) di bawah China ini menerima kunjungan wisatawan sebanyak 56,65 juta dengan kontribusi terbesar berasal dari turis asal China (mainland China) lalu diikuti dengan Amerika Serikat, Makao, Filipina, Taiwan, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Australia, dan Malaysia.

Tag : hong kong
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top