Kominfo dan Amvesindo Resmi Luncurkan ProgramThe NextICorn

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia dan Ernst & Young meluncurkan secara resmi program The Next Indonesian Unicorns, Jumat (8/12/2017).
Agne Yasa | 08 Desember 2017 14:33 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia dan Ernst & Young meluncurkan secara resmi program The Next Indonesian Unicorns, Jumat (8/12/2017).

Menkominfo Rudiantara mengatakan Nexticorn atau The Next Indonesian Unicorns) ini merupakan langkah berikutnya untuk menampilkan Indonesia berikut startup-startup-nya, kepada para investor global dan nasional agar startup dapat memperoleh pendanaan (funding).

"Pemerintah mengerti permasalahan dalam mendapatkan funding, terutama di zona Missing Middle atau Series B. Diharapkan nantinya startup-startup Indonesia dapat tumbuh dan mempunyai value di mata investor nasional dan global sehingga akan lahir unicorn-unicorn berikutnya di Indonesia," jelasnya.

Dia menambahkan untuk menghadapi tantangan ini, Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Amveaindi dan EY yang telah membantu mendorong terciptanya program Nexticorn.

"Diharapkan dari kerja sama ini dan juga dengan partisipasi startup-startup yang hadir, Nexticorn ini bisa menjadi sukses pada 2018," katanya.

Dari program Nexticorn ini, Pemerintah akan mendukung adanya Business Matching yang tepat melalui event-event yang mendatangkan Venture Capital baik dari nasional maupun dari luar negeri ke Indonesia, juga dengan membawa startup-startup Indonesia ke event-event di luar negeri yang dihadiri oleh VC.

Pemerintah berharap para pelaku startup dapat memanfaatkan peluang yang diberikan, sehingga dapat berpartisipasi dan menjadi Unicorn selanjutnya.

Dia menjelaskan pemerintah berupaya mendorong ekosistem untuj ekonomi digital di Indonesia yang lebih baik. Untuk startup, di level awal atau seed, pemerintah juga telah memiliki program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Selain itu, dukungan dari regulasi seperti kebijakan-kebijakan yang dituangkan dalam Perpres No. 74/2017, khususnya tentang DNI, yang membuka Digital Platform Indonesia sebagai tujuan investasi investor asing, dan disisi lain juga mendorong investor lokal untuk melakukan investasi.

Donald Wihardja, Wakil Ketua II Amvesindo mengatakan dengan Nexticorn, asosiasi berharap mempermudah startup untuk menggalang dana, terutama di level Series B yaitu untuk mendapatkan US$5 juta ke atas, dengan memfasilitasi pertemuan para startup dengan Investor investor, baik lokal dan internasional.

"Untuk itu kami akan hadirkan Nexticorn di acara-acara terkenal yang terbukti mengumpulkan Investor di Indonesia dan di Asia, dan menyiapkan acara business meeting dengan startup disana," katanya.

Amvesindo merupakan Asosiasi dari para pemodal Ventura yang menempatkan dananya pada startup-startup di Indonesia.

“Kami juga mengumpulkan data-data dari Startup, kontak info mereka, pitch deck, dan sebagainya, yang dapat di akses Investor dengan mudah secara online, ataupun sebagai buku Compendium yang di cetak. Kami harap, dengan Project Nexticorn, kami bisa mempersembahkan unicorn-unicorn Indonesia baru di masa dekat," jelasnya.

Tag : modal ventura
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top