Batik Air Terbang ke Kinabalu Mulai 20 Desember

Salah satu maskapai milik Lion Air Group, Batik Air, siap mengadakan penerbangan perdana ke Kinabalu, Malaysia pada 20 Desember 2017.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 08 Desember 2017 17:36 WIB
Pesawat Batik Air - Airline Empires

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu maskapai milik Lion Air Group, Batik Air, siap mengadakan penerbangan perdana ke Kinabalu, Malaysia pada 20 Desember 2017.

Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko mengatakan penerbangan menuju Kinabalu, Malaysia, itu dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Kota Kinabalu.

Penerbangan ini perjalanan langsung tanpa pemberhentian di daerah tertentu. Menurut Ramaditya, penerbangan rute menuju Kinabalu dilayani Batik Air guna menunjang permintaan yang tinggi pada destinasi ini sebagai perjalanan dan keperluan bisnis.

“Kami pun siap untuk mengakomodasi perjalanan ini melalui udara agar memberi kemudahan akses sehingga dapat membantu menstimulasi pertumbuhan ekonomi khususnya bagi Indonesia,” ujar Ramaditya melalui siaran pers pada Jumat (8/12/2017).

Rute penerbangan Jakarta-Kota Kinabalu ini akan beroperasi setiap hari Rabu dan Minggu dengan jadwal satu kali penerbangan per hari yang akan berangkat dari Bandara Soetta pada pukul 01.00 WIB dan tiba di Kinabalu pada 05.00 waktu setempat.

Penerbangan sebaliknya akan diterbangkan pukul 06.00 dari Kinabalu waktu setempat dan tiba di Bandara Soetta pada pukul 07.55 WIB.

“Batik Air berencana mengembangkan rute di Malaysia Timur, setelah Kinabalu kami melihat potensi di Kota Kuching,” ungkapnya.

Selain menuju Kinabalu, Ramaditya menyampaikan pada 15 Desember Batik Air juga akan melaksanakan penerbangan perdana langsung menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Penerbangan ini, kata Ramaditya, bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam mempromosikan dan memperkenalkan 10 destinasi Bali baru di Indonesia.

Batik Air akan terbang setiap harinya dengan jadwal satu kali penerbangan, berangkat dari Soetta pukul 10.10 WIB dan tiba di Labuan Bajo pada 13.40 WITA. Penerbangan sebaliknya dari Labuan Bajo berangkat pada pukul 14.30 WITA dan tiba di Soetta pukul 16.00 WIB.

“Akan dilihat dari perkembangan keterisian penumpang pada rute ini, tidak menutup kemungkinan dengan jadwal dua kali penerbangan dalam sepekan dapat ditambah frekwensinya menjadi tujuh kali dalam sepekan,” jelas Ramaditya.

Dalam pengoperasian rute Kinabalu ataupun Labuan Bajo, Batik Air akan menggunakan Airbus A320 dan Boeing 737-900 ER.

Sebelumnya, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan rute baru ke Labuan Bajo akan memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan dengan potensi keterisian penumpang yang tinggi.

"Saya yakin [keterisian] bisa 80%. Meskipun spesifik di bisnis dan pariwisata," jelas Edward Sirait awal Desember lalu, (1/12) di Bandara Soekarno-Hatta.

Tahun depan, Edward menyebut Lion Air Group akan kedatangan empat unit pesawat untuk Batik Air, dua unit untuk Wings Air. Masih ada pula empat unit pesawat Boeing 737 MAX 8 yang belum tentu digunakan untuk penerbangan domestik dan diprioritaskan untuk penerbangan internasional.

Tag : batik air
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top