RNI dan Phapros Merambah ke Myanmar, Garap Gula hingga Farmasi

Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Phapros merambah Myanmar untuk menggepakkan bisnisnya, terutama memperluas pemasaran gula dan menggali peluang pengembangan bisnis farmasi.
Lahyanto Nadie | 18 Desember 2017 22:09 WIB
Direktur Keuangan RNI M. Yana Aditya dan Presdir Barokah Sri Utami menjelang kunjungan bisnis ke Myanmar - Bisnis Indonesia/ Lahyanto Nadie

Bisnis.com, JAKARTA - Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Phapros merambah Myanmar untuk menggepakkan bisnisnya, terutama memperluas pemasaran gula dan menggali peluang pengembangan bisnis farmasi.

Di Myanmar, RNI akan menggelar diskusi terkait gula bersama Asosiasi Pengusaha Gula Myanmar. Diskusi terkait potensi ekspor gula RNI ke Myanmar. Kunjungan bisnis selama lima hari (19-23 Desember 2017) dipimpin oleh Direktur Keuangan RNI M. Yana Aditya dan Presdir PT Phapros Emmy Barokah Sri Utami.

RNI juga akan menggelar pertemuan dengan Dr. Mya Han (Treasures of UMFCCI, CEO of Fortune International Group) di Building (12), MICT Park, Hlaing Township, Yangon. Pembahasan menyangkut soal penjajakan ekspor produk Phapros ke Myanmar.

Pertemuan bisnis dilanjutkan dengan makan malam di Kediaman Dr. Win Si Thu bersama dengan UMFCCI divisi Gula. Diskusi akan membahas potensi perdagangan gula di Myanmar, termasuk juga bisnis farmasi.

Dr. Win Si Thu merupakan ketua GP Farmasi, calon mitra bisnis Phapros serta orang berpengaruh di Myanmar.

Esok harinya delegasi RNI dan Phapros akan menggelar pertemuan dengan UMFCCI divisi agrikultur untuk melihat peluang kerja sama, terutama ekspor produk gula ke Myanmar.

Tak lengkap rasanya kalau tidak melakukan kunjungan ke KBRI Yangon 100 Pyiudaungsu Yeiktha Road, Dagon Township, Yangon. Pertemuan dengan Dubes RI untuk Myanmar Ito Sumardi akan membahas rencana pengembangan Phapros di negeri jiran itu.

Delagasi RNI dan Phapros juga akan melengkapi kunjungan ke Medi Myanmar Group di Pyay Road, Ward, Mile, Hlaing, Township, Yangon. Di sini akan digelar penandatanganan kerja sama bisnis Phapros dan Medi Myanmar.

Rencana bisnis lainnya adalah menggali potensi kerja sama transfer teknologi dari Indonesia ke Myanmar, bidang alat kesehatan, diskusi terkait potensi bisnis farmasi di Myanmar, termasuk peluang joint venture dan ekspor.

Di hari terakhir, delegasi RNI dan Phparos akan menggelar diskusi dengan Ketua Diaspora Indonesia yang Country Manager JAPFA Myanmar terkait evaluasi bisnis di Myanmar dan kondisi ekonomi Myanmar saat ini. Gerald adalah country manager perusahaan Indonesia yang telah berhasil mendirikan menjadi market leader di Myanmar.

Perolehan dana go public anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) akan digunakan untuk penghiliran usaha.

Berdasarkan catatan Bisnis, BUMN perkebunan itu menjadwalkan penawaran umum saham perdana PT Pabrik Gula Rajawali I dan right issue PT Phapros Tbk. pada 2018.

Adapun perolehan dana dari right issue Phapros akan digunakan untuk penguataan modal RNI dan pengembangan kawasan industri di lahan PG Jatitujuh di Majalengka, Jawa Barat. Right issue dilakukan dengan menawarkan sebagian kepemilikan saham RNI di Phapros yang saat ini 56,57% kepada publik hingga publik nantinya menggenggam kepemilikan 80%.

RNI menargetkan perolehan dana Rp750 miliar-Rp1 triliun dari aksi korporasi Phapros itu.

Tag : gula, farmasi, rni, pt phapros tbk
Editor : Lahyanto Nadie

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top