Natal & Tahun Baru, Kemenhub Siapkan 446 Pesawat

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyiapkan 446 pesawat untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2018.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 20 Desember 2017 02:05 WIB
Pesawat Sriwijaya Air menunggu persiapan penerbangan di apron Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin. - Bisnis.com/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyiapkan 446 pesawat untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2018.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan sudah ada 446 pesawat penumpang yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan dari berbagai maskapai untuk angkutan penerbangan Natal dan Tahun Baru.

“Dalam satu bulan terakhir ini sudah disiapkan dan sudah dilaksanakan ramp check,” jelas Agus di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Selasa (19/12/2017).

Dia menyatakan pihaknya sudah akan melakukan rampcheck guna memastikan keamanan dan kenyamanan angkutan Natal dan Tahun Baru dengan dua fase.

Adapun salah satu fokus adalah ramp check untuk armada yang akan terbang ke Bali dan sekitarnya yang baru saja mengalami erupsi Gunung Agung.

Menurut Agus, erupsi kemarin sempat berimbas kepada travel warning dari beberapa negara untuk melakukan penerbangan ke Indonesia.

Selain itu, Kemenhub menilai ramp check harus dilakukan secara berkala dari tanggal 22 Desember 2017 sampai 8 Januari 2018 setiap pesawat melakukan penerbangan karena kondisi cuaca ekstrem saat ini.

‘Kenaikan penumpang untuk mudik Natau ini 5,2% terhadap passanger, sekarang ada 6 juta seat kita siapkan dengan armada 446 pesawat,” tutur Agus.

Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Muzaffar Ismail mengatakan hasil ramp check hanya menemukan beberapa kesalahan minor.

Adapun total pesawat yang sudah diperiksa Kemenhub sebanyak 527 unit, dimana 446 adalah pesawat penumpang dan sisanya yakni 81 pesawat kargo. Oleh sebab itu, Kemenhub akan memberi waktu kepada maskapai terkait untuk segera melakukan perbaikan.

“Kecil sekali hanya minor, karena ini banyak pesawat baru, dan banyak hasil temuan kita yang pertama sudah dikerjakan,” ucap Muzzafar.

Dia mengatakan beberapa contoh kerusakan minor itu adalah korosi cat di badan pesawat, dan beberapa teknis lain yang tidak mempengaruhi penerbangan namun tetap harus diperhatikan oleh maskapai.

Kemenhub menyiapkan 35 bandara di seluruh Indonesia untuk melayani angkutan Natal dan Tahun Baru. Selain memeriksa kondisi pesawat, regulator juga sudah memeriksa dan memastikan kesiapan semua bandara tersebut dari segi runway, taxiway, dan jam operasional sampai 24 jam.

Beberapa bandara yang diprediksi padat adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Hasanuddin Makassar. Beberapa titik lain yang juga padat adalah di Surabaya, Yogyakarta, Medan, Batam, dan Semarang.

Pasalnya, total penumpang angkutan Natal dan Tahun Baru ini akan didominasi penerbangan internasional sampai 11% karena banyaknya warga Indonesia yang bekerja di luar negeri dan melakukan libur tahun baru di Indonesia. Beberapa lokasi yang padat penumpang asal Indonesia adalah Timur Tengah, Singapura, dan Taiwan.

Tag : Natal dan Tahun Baru
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top