BUMD Migas Hulu Jabar Kuasai 10% PI Blok ONWJ

Badan Usaha Milik Daerah patungan antara Pemerintah Daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta menguasai 10% saham partisipasi Blok Offshore North West Java (ONWJ).
Duwi Setiya Ariyanti | 21 Desember 2017 21:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah patungan antara Pemerintah Daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta menguasai 10% saham partisipasi Blok Offshore North West Java (ONWJ).

Dikutip dari keterangan resminya, Rabu (20/12/2017), 10% porsi hak kelola Blok ONWJ yang semula milik PT Pertamina Hulu Energi ONWJ resmi beralih kepada BUMD. Adapun, peralihan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No.37/2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10% Pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan penandatanganan pengalihan 10% hak kelola Blok ONWJ merupakan bukti komitmen industri hulu migas terhadap peningkatan manfaat bagi daerah yang menjadi lokasi proyek.

\"Ini bukti industri hulu migas berkomitmen memberikan manfaat untuk daerah,” katanya.

Deputi Dukungan Bisnis Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Atok Urrahman mengatakan pengalihan 10% hak kelola blok migas ini menjadi yang pertama dengan ketentuan baru dalam Permen 37/2016 dan kontrak bagi hasil kotor atau gross split.

Seperti diketahui, tertanggal 18 Januari 2017, Blok ONWJ menjadi wilayah kerja minyak dan gas bumi pertama yang menggunakan kontrak gross split sejak diperkenalkan pemerintah melalui Peraturan Menteri No.8/2017.

\"Kesepakatan pengalihan PI ini menjadi yang pertama setelah dikeluarkannya Permen ESDM Nomor 37/2016,\" katanya.

Tag : phe onwj
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top