PLN dan Geo Dipa Kelola 10 Wilayah Panas Bumi

Pemerintah menugaskan dua BUMN yaitu PT PLN (Persero) dan PT Geo Dipa Energi (Persero) untuk mengelola 10 wilayah panas bumi dengan total potensi listrik 520 MW.
Gemal AN Panggabean | 29 Desember 2017 14:57 WIB
Pekerja beraktivitas di area instalasi sumur Geothermal atau panas bumi milik PT Geo Dipa Energi kawasan dataran tinggi Dieng Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (10/10). - ANTARA/Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA-- Pemerintah menugaskan dua BUMN yaitu PT PLN (Persero) dan PT Geo Dipa Energi (Persero) untuk mengelola 10 wilayah panas bumi dengan total potensi listrik 520 MW.

Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Yunus Saefulhak mengatakan, penugasan langsung kepada PLN dan Geo Dipa tersebut karena BUMN lebih mudah mendapatkan pendanaan. Penunjukan tersebut dilakukan secara resmi di sepanjang tahun 2017 dengan mengacu kepada aturan yang berlaku. 

"Mereka akan segera melakukan eksplorasi. Kemudian membangun PLTP [pembangkit listrik panas bumi]," katanya, Jumat (29/12). 

Adapun wilayah geothermal yang ditugaskan kepada PLN, adalah Kapahiang di  Bengkulu dengan potensi 110 MW, Tangkuban Perahu di Jawa Barat dengan potensi 60 MW, Unggaran di Jawa Tengah dengan potensi 55 MW, Oka ile Ange di NTT dengan potensi 10 MW, Atedai di NTT dengan potensi 10 MW, Gunung Sirung di NTT dengan potensi 5 MW, Bora Pulu di Sulawesi Tengah dengan potensi 40 MW, Songa Wayahua di Maluku Utara dengan potensi 10 MW.

Sedangkan Geo Dipa ditugaskan mengelolan Arjuna Wilerang di Jawa Timur dengan potensi 110 MW dan Candi Umbul Telomoyo di Jawa Tengah dengan potensi 110 MW.

Tag : energi baru terbarukan, panas bumi
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top