OTP Garuda Indonesia Capai 90%

Maskapai nasional Garuda Indonesia telah memperkuat on time performance pada libur pergantian tahun 2017/2018 sampai 90%.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 29 Desember 2017 18:47 WIB
Pesawat Garuda Indonesia - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Maskapai nasional Garuda Indonesia telah memperkuat on time performance pada libur pergantian tahun 2017/2018 sampai 90% untuk seluruh station penerbangan baik domestik maupun internasional pada periode 25-29 Desember 2017.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono menyatakan memasuki hari ke-4 pasca hari raya Natal beberapa waktu lalu, Garuda Indonesia berhasil mencatatkan rata-rata capaian OTP sebesar 92% untuk keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Dengan peningkatan trafik penumpang dan pergerakan pesawat, serta kepadatan slot penerbangan. Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif bersama stakeholder penunjang layanan penerbangan lainnya seperti Angkasa Pura, Otoritas Bandara dan AirNav, untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan.

“Tercatat pada siang ini tingkat ketepatan waktu layanan penerbangan Garuda Indonesia pada keseluruhan station mencapai lebih dari 91% dengan capaian OTP pada sektor penerbangan Jakarta sebesar 92%,” ujar Hengki melalui siaran pers, Jumat (29/12/2017).

Adapun puncak periode peak season pada libur akhir tahun ini terjadi di tanggal 23 Desember 2017 dengan jumlah per hari mencapai 84 ribu penumpang. Hengki menambahkan, perseroan menyadari kelancaran kinerja operasional penerbangan Garuda Indonesia tidak terlepas dari sinergi bersama yang dilakukan antar-stakeholder layanan penerbangan khususnya hal-hal terkait pelayanan kebandaraan.

“Kami optimistis dengan koordinasi intensif yang dilaksanakan antarpemangku kepentingan, kelancaran operasional penerbangan dapat ter-maintain dengan baik,” terangnya.

Garuda Indonesia juga kembali melakukan penambahan extra seat sebanyak 3 ribu kursi di luar kapasitas tambahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Penambahan kapasitas tersebut dilakukan menyusul meningkatnya permintaan pasar pada periode liburan akhir tahun ini serta telah terpenuhinya target keterisian penumpang pada kapasitas kursi tambahan pada layanan penerbangan akhir tahun.

Dengan demikian total kapasitas kursi tambahan layanan penerbangan Garuda Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru adalah sebanyak 26 ribu kursi.

“Kami akan terus me-maintain capaian OTP tersebut mengingat periode peak season masih akan terus berlangsung hingga pekan pertama Januari 2018,” sambung Hengki.

Selain itu kata Hengki, Garuda Indonesia mengantisipasi kegiatan operasional di periode peak season tersebut dengan mempersiapkan prosedur mitigasi dalam menunjang kelancaran operasional serta posko layanan operasional yang beroperasi selama 24 jam.

Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyiapkan sedikitnya 76 ribu kursi tambahan (extra seat). Hal itu disiapkan untuk penerbangan domestik dan internasional sebagai antisipasi lonjakan jumlah penumpang periode libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, mulai 20 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Kapasitas tambahan tersebut rencananya terdiri dari 26 ribu kursi tambahan pada layanan penerbangan Garuda Indonesia dan 50 ribu kursi tambahan pada layanan penerbangan Citilink.

Adapun frekuensi penambahan kapasitas layanan penerbangan tambahan tersebut terdiri dari sedikitnya 156 frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan lebih dari 140 frekuensi penerbangan Citilink.

Garuda Indonesia mengimbau seluruh pengguna jasa untuk menggunakan fasililitas City Check-in di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas Web Check-in, guna menghindari antrean panjang di konter check-in bandara.

Selain itu juga perlunya penumpang berangkat lebih awal guna menghindari kemacetan di jalan dan keterlambatan tiba di bandara.

Tag : garuda indonesia
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top