BISNIS PENJUALAN LANGSUNG: Transaksi MLM di Asia Pasifik Paling Moncer

World Federation of Direct Selling (WFDSA) mengemukakan pasar Asia Pasifik menjadi penyumbang terbesar total omzet bisnis penjualan langsung (multi level marketing/MLM) di dunia.
Linda Teti Silitonga | 12 Januari 2018 14:20 WIB
Ilustrasi. - .

Bisnis.com, JAKARTA- World Federation of Direct Selling (WFDSA) mengemukakan pasar Asia Pasifik menjadi penyumbang terbesar total omzet bisnis penjualan langsung (multi level marketing/MLM) di dunia.

WFDSA mencatat kawasan Asia Pasifik menyumbang 46% dari total omzet MLM, disusul Amerka sebesar 33%, Eropa 20%, dan Timur Tengah serta Afrika 1%.

Dikutip dari rilis Asosiasi Penuualan Langsung (APLI) yang diterima Bisnis hari ini, Jumat (12/1/2018), nilai transaksi MLM global pada 2016 mencapai US$182,6 miliar atau meningkat 1,9% dibandingkan perolehan 2015.

Sementara itu jumlah representetif independen dunia mencapai 107 juta atau mengalami peningkatan 3,1% dibandingkan 2015.

“Penjualan langsung membantu menggerakkan roda perekonomian negara dan memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan mikro entrepreneur,”kata Magnus Brannstrom, Ketua Umum WFDSA.

Dikemukakannya, saat ini dunia mengalami transformasi digital dan saya percaya penjualan langsung akan menjadi lebih relevan dari sebelumnya untuk mengembangkan kewirausahaan melalui penawaran produk dan layanan berkualitas.

Tag : mlm
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top