Lho, Kok Jonan yang Buka Simposium Akuntan JCAE 2018!

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berpesan tiga hal penting kepada peserta The Journal of Contemporary Accounting and Economics (JCAE) 2018 saat pembukaan di Denpasar.
Gemal AN Panggabean | 12 Januari 2018 11:01 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan bersiap menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-72 di gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (28/9). - ANTARA/Widodo S Jusuf

Bisnis.com, JAKARTAMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berpesan tiga hal penting kepada peserta The Journal of Contemporary Accounting and Economics (JCAE) 2018, yang digelar di di Denpasar, Bali mulai hari ini Jumat (12/1/2018).

Tiga hal tersebut berkaitan dengan profesi seorang akuntan, yaitu membantu tugas Pemerintah, efisiensi harga, dan pemerataan dengan keterjangkauan.

"Ada tiga hal penting yang saya tekankan terkait profesi anda, yaitu meringankan tugas Pemerintah, efisiensi harga dan pemerataan dengan keterjangkauan," ujar Jonan melalui siaran pers Kementerian ESDM hari ini, Jumat (12/1/2018). 

Tiga hal tersebut juga diimplementasikan Jonan selama hampir dua tahun menata sektor ESDM. Jonan terus menciptakan Pemerintahan yang bersih dengan menerapkan inovasi kebijakan teknologi. "Ini misi besar. Saya harap anda mendukung inisiatif penerapan teknologi," harapnya. 

Mengenai efisiensi, Jonan menjelaskan hal tersebut menjadi kunci utama perekonomian global. "Ekonomi global ke depan bukan hanya mengenai ekspansi pasar, bukan pula mengenai penciptaan teknologi baru, tapi soal efisiensi," jelas Jonan. 

Salah satu penerapan efisensi harga di sektor energi adalah pengerjaan proyek Lapangan Jangkrik. Jonan mencontohkan proses penyelesaian proyek tersebut 6 bulan lebih cepat dari target yang ditetapkan dan memangkas 10% dari total investasi sebesar 4,3 miliar dolar AS. 

Sementara, pemerataan dibuktikan dengan meningkatnya rasio elektrifikasi pada tahun 2017 yang mencapai 94,91%. "Ini adalah tanggung jawab saya untuk memperkecil Rasio Gini nasional melalui percepatan elektrifikasi, meningkatkan rasio elektrifikasi dan mendorong keterjangkauan harga," tegasnya. 

JCAE merupakan simposium tahunan yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga bekerja sama dengan The Hongkong Polytechnic University, Deakin University dan University Technology Sydney yang dihadiri oleh para ilmuwan ekonomi di bidang akuntansi.

Penyelenggaraan JCAE di Provinsi Bali menunjukkan bahwa kondisi Bali aman. Pada kesempatan tersebut, Jonan menyatakan kondisi Gunung Agung saat ini menjadi alasan kehadirannya di acara tersebut.

"Salah satu alasan saya hadir di sini adalah karena saya bertanggung jawab terhadap semua aktivitas vulkanologi di Indonesia. Kondisi Gunung Agung membaik. Anda tidak perlu khawatir," jelas Jonan. 

Tag : ignasius jonan
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top