Layani Penerbangan Sipil, Alat Navigasi di Lanud Wiriadinata Tasik Perlu Diperbaharui

Komandan Lanud Wiriadinata, Letkol Penerbang Safeano Cahyo Wibowo mengatakan alat navigasi diperbaharui karena teknologi yang saat ini digunakan, yakni ADF (Automatic Direction Finder terbilang uzur alat navigasi ini merupakan generasi pertama yang sudah jarang digunakan di dunia penerbangan.
Rivki Maulana | 25 Januari 2018 15:51 WIB
Navigasi penerbangan-Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, TASIKMALAYA -- Pangkalan Udara (Lanud) Wiriadinata Tasikmalaya meminta Kementerian Perhubungan untuk melanjutkan penambahan fasilitas alat navigasi dan perpanjangan landas pacu (runway) sejalan dengan operasional lapangan udara (lanud) untuk penerbangan sipil komersial.

Komandan Lanud Wiriadinata, Letkol Penerbang Safeano Cahyo Wibowo mengatakan alat navigasi diperbaharui karena teknologi yang saat ini digunakan, yakni ADF (Automatic Direction Finder terbilang uzur alat navigasi ini merupakan generasi pertama yang sudah jarang digunakan di dunia penerbangan.

"Pesawat kecil di hangar dana [Dirgantara Pilot School] saja sudah tidak menggunakan instrumen [navigasi] ADF, " ujarnya di Tasikmalaya, Kamis (25/1/2018).

Dia menjelaskan, selain penambahan alat alat navigasi, Lanud Wiriadinata juga memerlukan perpanjangan landasan pacu. Kemenhub sebelumnya sudah menambah panjang landasan pacu 200 meter sehingga menjadi 1.400 meter. Tahun ini, rencananya bakal ditambah 200 meter lagi menjadi 1.600 meter.

Sebagaimana diketahui, sejak 1 Juli 2017 Lanud Wiriadinata sudah melayani penerbangan reguler dengan rute Jakarta-Tasikmalaya dengan maskapai Wings Air sebagai operator. Wings menggunakan pesawat ATR 72-500/600 untuk melayani rute tersebut satu kali per hari.

Tag : bandara
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top