2018, Citilink Bidik 15 Juta Penumpang

Citilink Indonesia pada tahun 2018 ini meningkatkan target penumpang sebanyak 20% dari 12 juta pada 2017 menjadi 15 juta penumpang pada 2018.
Ni Putu Eka Wiratmini | 13 Februari 2018 17:03 WIB
Pesawat Citilink bersiap lepas landas dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, DENPASAR - Citilink Indonesia pada tahun 2018 ini meningkatkan target penumpang sebanyak 20% dari 12 juta pada 2017 menjadi 15 juta penumpang pada 2018. Sementara load factor atau tingkat keterisian kursi penumpang ditargetkan mencapai 83%.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo optimistis target ini tercapai setelah pada 2017 maskapai ini mencatat pertumbuhan yang positif. Tercatat, selama 2017 ada sebanyak 12,4 juta penumpang yang terlayani.

Jumlah ini lebih tinggi dari target 12 juta penumpang. Selain itu, selama 2017 on time performances (OTP) juga cukup tinggi yakni mencapai 84%.

"Indikator kinerja operasi 2017 tren positif, walaupun secara finansial kita masih sangat ketat," katanya, Selasa (13/2/2018).

Menurut dia, realisasi ini cukup membanggakan karena di satu sisi Citilink juga harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk bahan bakar. Adapun dia menarget biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan bakar adalah 46 sen per liter. Namun kenyataannya, harga bahan bakar naik menjadi 50 sen per liter.

"Intinya kita harus bisa menunjukkan kinerja operasi yang positif, jadi sales kita tingkatkan," katanya.

Adapun rute penerbangan yang selama ini diminati pelanggan citilink yakni rute dari maupun menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Penerbangan dari Bandara Halim biasanya menuju Solo, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Surabaya, dan Kuala Namu.

"Semua rute halim tingkat isiannya yang baik, yang kedua cukup baik yakni dari Cengkareng ke beberapa kota di timur," ujarnya.

Tag : citilink
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top