DPR: Holding Migas Sebaiknya Tunggu Revisi UU

Anggota Komisi VII Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) Kurtubi, menilai rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk holding minyak bumi dan gas (migas), sebaiknya tunggu revisi UU Migas No 22 tahun 2001 rampung.
Mia Chitra Dinisari | 14 Februari 2018 13:14 WIB
Blok migas - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi VII Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) Kurtubi, menilai rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk holding minyak bumi dan gas (migas), sebaiknya tunggu revisi UU Migas No 22 tahun 2001 rampung.

“Akan jauh lebih baik apabila pembentukan holding menunggu selesainya Revisi UU Migas No.22/2001,” kata Kurtubi.

Pasalnya, katanya, saat ini DPR tengah merencanakan untuk membentuk Badan Usaha Khusus (BUK) Migas, dan sudah dituangkan dalam draf revisi Undang-Undang Minyak dan Migas (Migas) Nomor 22 tahun 2001 serta diserahkan pada Badan Legislasi (Baleg) untuk diselesaikan.

BUK nantinya menjadi wadah integrasi yang di dalamnya terdapat PT PGN (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), SKK Migas dan BPH Migas.

Kurtubi menambahkan, holding migas tidak dipaksakan dalam waktu dekat ini mengingat masih belum adanya payung hukum yang menaungi holding migas tersebut.

Kurtubi juga menilai langkah holdingisasi perusahaan migas pelat merah ini sebagai langkah efisiensi bisnis. Sebab, nantinya pengerjaan infrastruktur tak akan lagi saling tumpang tindih.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, menegaskan bahwa holdingisasi BUMN migas bertujuan untuk efisiensi bisnis.

Dengan adanya holdingisasi dua BUMN yang bergerak di industri migas yakni PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) bertujuan untuk memperkuat posisi pemerintah di bidang industri migas.

Sebagaimana diketahui, pembentukan holding migas ini bertujuan untuk mencegah dualisme pengelolaan hilir gas bumi domestik, nantinya jika sudah dilebur, maka aktivitas bisnis industri migas dinilai akan lebih efisien.

Tag : blok migas
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top