Libur Imlek, Penumpang Kereta Api Naik 7%

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memprediksi penjualan tiket kereta pada libur tahun baru Imlek melonjak 7%. Itu Dipicu oleh antusias warga terutama yang berada di kota besar, untuk kembali ke kampung halaman mereka masing-masing.
Alif Nazzala Rizqi | 16 Februari 2018 17:15 WIB
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro Saat Memberikan Keterangan Kepada Wartawan di Semarang Jumat (16/2/2018). Bisnis - Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG—PT Kereta Api Indonesia (KAI) memprediksi penjualan tiket kereta pada libur tahun baru Imlek melonjak 7%. Itu Dipicu oleh antusias warga terutama yang berada di kota besar, untuk kembali ke kampung halaman mereka masing-masing.

Menurut Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, memasuki hari raya Imlek para pengguna moda transportasi kereta semakin bertambah terutama yang dari Jakarta menuju ke Provinsi Jabar maupun Jateng.

"Lonjakan penumpang sudah kami prediksi sebelumnya terutama di beberapa stasiun tujuan dari arah Jakarta seperti Tawang dan Poncol Semarang, karena penumpang yang naik maupun turun cukup banyak. Tahun lalu ada 375 juta penumpang kereta dan di 2018 diharapkan tumbuh sampai 7%," ujar Edi hari ini Jumat (16/2/2018).

Untuk menghadapi lonjakan penumpang saat hari raya Idul Imlek PT KAI DAOP IV menyiagakan, satu rangkaian kereta tambahan yakni Tawang Jaya yang bisa mengangkut 800 penumpang sekali jalan dari Stasiun Tawang menuju ke Jakarta.

Suprapto, Manajer Humas Daop (Daerah Operasi) IV PT KAI, mengatakan selama libur hari raya Imlek terjadi lonjakan penumpang sampai 10% yang mulanya 14.000 orang per hari ketika Imlek menjadi 15.500 orang.

"Lonjakan penumpang terjadi di 3 hari libur Imlek dan tiket dari Jakarta ke Semarang sudah terjual habis, sementara yang dari Semarang menuju ke Jakarta sudah 95%," pungkasnya.

Tag : pt kai
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top