Manufaktur Sumbang 76% Ekspor Nasional

Kementerian Perindustrian mencatat terdapat lima industri unggulan sebagai penyumbang ekspor terbesar Indonesia di 2017.
Anggara Pernando | 17 Februari 2018 22:59 WIB
Ilustrasi kegiatan industri manufaktur - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perindustrian mencatat terdapat lima industri unggulan sebagai penyumbang ekspor terbesar Indonesia di 2017.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan ekspor menjadi salah satu kunci mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.  Pada 2017 lalu ekspor mencapai US$125 miliar.
 
"Angka tersebut memberikan kontribusi tertinggi hingga 76%, dari total nilai ekspor Indonesia yang mencapai US$168,73 miliar," kata Airlangga melalui laman twitternya, Sabtu (17/2/2018). 
 
Kementerian Perindustrian mencatat produk olahan sawit menjadi penyumbang ekspor terbesar. Olahan sawit ini menyumbang ekspor sebesar Rp272 triliun tahun lalu. Di belakang sawit, produk olahan pakaian jadi menyumbang ekspor sebesar Rp90 triliun. Selanjutnya ekspor olahan karet menyumbang ekspor senilai Rp66 triliun.  
 
Selanjutnya industri barang kimia mencatatkan ekspor sebesar Rp59 triliun dan industri pengolahan penyumbang nilai ekspor terbesar  terakhir adalah produk industri logam senilai Rp51 triliun. 
 
Dalam kesempatan terpisah dia mengatakan produk-produk manufaktur tersebut menunjukkan daya saing yang kuat dan memiliki nilai tambah tinggi. Saat ini, negara tujuan ekspor utama kita antara lain adalah China, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Singapura, tuturnya. Adapun lima negara yang berkontribusi besar melalui investasi di Indonesia sepanjang tahun 2017, yaitu Jepang yang menanamkan modal hingga US$2,13 miliar, diikuti Singapura US$2,05 miliar, China US$1,14 miliar, Korea Selatan US$0,93 miliar, dan Swiss US$0,32 miliar.
 

Tag : ekspor
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top