8 Blok Migas Terminasi, Pertamina Bakal Gandeng Mitra

PT Pertamina (Persero) membuka diri untuk mitra strategis masuk dalam pengelolaan 8 blok migas terminasi. Kemeterian Energi dan Sumber Daya Mineral pun tengah meminta perseroan untuk memastikan skema pengelolaan 8 blok terminasi itu sendiri atau dengan mitra.
Surya Rianto | 20 Februari 2018 15:30 WIB
Ilustrasi pengeboran minyak. - Bloomberg/Jeyhun Abdulla

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) membuka diri untuk mitra strategis masuk dalam pengelolaan 8 blok migas terminasi. Kemeterian Energi dan Sumber Daya Mineral pun tengah meminta perseroan untuk memastikan skema pengelolaan 8 blok terminasi itu sendiri atau dengan mitra.

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan, perseroan sangat terbuka untuk mengelola 8 blok terminasi itu dengan bermitra.

“Bila kami bermitra, itu bisa berbagi risiko. Namun, kami belum bisa menyebutkan detailnya, ditunggu saja nanti,” ujarnya kepada Bisnis pada Selasa (20/2).

Adapun, Pertamina mendapatkan penugasan untuk pengelolan 8 blok migas terminasi oleh kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Delapan blok itu antara lain, Blok Tuban, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-sanga, Blok Southeast Sumatera, Blok tengah, Blok Attaka, Blok East Kalimantan, dan Blok North Sumatera Offshore.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Tunggal mengatakan, pihaknya menunggu kepastian dari Pertamina terkait pengelolaan blok terminasi tersebut.

“Jadi, Pertamina pastikan mau mengelola blok terminasi itu sendiri atau bersama mitra. Kalau, masalah skema di term and condition kan sudah pasti gross split,” ujarnya

Sementara itu, dua blok terminasi 2018 akan habis kontraknya pada bulan ini. Dua blok itu antara laini, Blok Tuban dan Ogan Komering.

Tunggal menyebutkan, SKK Migas yang akan menugaskan pengelolaan sementara seteah dua blok itu habis masa kontraknya.

Tag : pertamina
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top