Hipmi Jaya: Sektor Ekonomi Kreatif Akan Jadi Primadona Baru

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya) memperkirakan jumlah pelaku usaha yang terjun ke sektor ekonomi kreatif akan terus meningkat ke depannya.
Fitri Sartina Dewi | 22 Februari 2018 20:39 WIB
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya) Afifudin Suhaeli Kalla berdiskusi bersama redaksi saat berkunjung ke Kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Kamis (22/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya) memperkirakan jumlah pelaku usaha yang terjun ke sektor ekonomi kreatif akan terus meningkat ke depannya.

Ketua Umum Hipmi Jaya Afifudin Suhaeli Kalla mengatakan, tren peningkatan jumlah pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif terjadi sejak 3 tahun belakangan ini.

“Menurut saya beberapa tahun ke depan minat usaha di sektor ekonomi kreatif masih akan tinggi, karena potensinya masih cukup besar,” kata Afifudin di sela-sela kunjungan ke kantor Bisnis Indonesia, Kamis (22/2/2018).

Dari sekitar 200 pengusaha yang bergabung dalam keanggotaan Hipmi Jaya, dia menyebutkan sebagian besar di antaranya bergerak di sektor ekonomi kreatif.

Kemajuan teknologi, dan dukungan dari pemerintah juga menjadi faktor yang mendorong para pelaku usaha untuk mulai melirik sektor ekonomi kreatif. “Buka usaha zaman sekarang lebih mudah, karena lewat gadget saja sudah bisa membuka usaha,” ujarnya.

Terkait dengan dukungan pemerintah, dia menilai masih dibutuhkan adanya berbagai relaksasi untuk mendorong usaha di sektor ekonomi kreatif bisa semakin bertumbuh.

Berbagai dukungan yang masih perlu ditingkatkan antara lain ialah kemudahan dalam mendapatkan pendanaan, dan dukungan untuk meningkatkan penetrasi pasar.

Tag : ekonomi kreatif, hipmi jaya
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top