PLN Sepakati Perjanjian Jual Beli Listrik 338 Juta VA

PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menandatangani MoU dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan total daya 338 juta va dengan 135 pelanggan.
Gemal AN Panggabean | 22 Februari 2018 22:59 WIB
Ilustrasi - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com,  JAKARTA -- PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menandatangani MoU dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan lima strategic partners. Total  daya 338 juta va dengan 135 pelanggan.

Kelima  strategic partners PLN tersebut adalah Bank Bukopin, PT PJB Services, Asuransi Tugu Kresna Pratama, PT Indonesia Commnet Plus dan Bank BRI.

General Manager PLN Disjaya, M. Ikhsan Asaad menyampaikan pentingnya berkolaborasi dengan kelima instansi ini dalam  memenuhi kebutuhan pelanggan pada layanan kelistrikan, khususnya dari segi keandalan pasokan listrik dan  keamanan lingkungan.

"Dengan kerja sama itu, Jakarta tidak lagi mengalami defisit listrik. Pelanggan perusahaan dapat menikmati listrik yang lebih murah dibanding mengoperasikan pembangkit sendiri," katanya, Kamis (22/2/2018).

Selain perjanjian  jual beli pasokan tenaga listrik,  PLN juga menggandeng lima strategic partners untuk bekerjasama  program Flexybill atau layanan pembayaran tagihan pemakaian listrik dengan menghadirkan bank sebagai penjamin. "Kolaborasi ini  memberi benefit bagi kedua belah pihak," katanya.

PLN Disjaya juga memperkenalkan layanan Total Electricity Solution, yaitu persembahan PLN untuk mewujudkan Jakarta kian benderang dan sebagai solusi atas semua layanan kelistrikan untuk untuk mendukung para pelaku usaha dalam hal  pasokan listrik yang handal.

Selain itu, PLN juga berkolaborasi dengan anak perusahaan untuk  layanan internet  dengan Icon+ dan PJB Services, yang akan memberikan fasilitas internet gratis yang handal serta layanan captive power," katanya.

Tag : pln
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top