Citilink Rangkul JD.ID dan ACS Untuk Kejar Target Penjualan Barang

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia menargetkan total pendapatan US$17 juta hasil penjualan barang dagangan dengan kolaborasi bersama JD.ID dan Aerofood ACS pada 2018.
Jaffry Prabu Prakoso | 22 Februari 2018 20:22 WIB
President Director JD.ID Zhang Li (kanan) bertukar naskah dengan Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo saat acara penandatanganan kerja sama tentang belanja online dalam penerbangan nasional di Jakarta, Kamis (31/8). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia menargetkan total pendapatan US$17 juta dari hasil penjualan barang dagangan dengan cara berkolaborasi bersama JD.ID dan Aerofood ACS pada 2018.

Vice President Cargo and Ancilary Citilink Indonesia Benny Rustanto mengatakan optimistis capaian tersebut bisa didapat meski tahun lalu anggaran Citilink untuk produk jualan masih Rp2 miliar per bulan.

“Revenue kita di atas 25% untuk Februari ini dari budget Rp10 miliar per bulan,” katanya di Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Benny menambahkan produk jualan melalui Citilink Store merupakan produk andalan maskapai untuk memberikan kemudahan penumpang dalam berbelanja baik dilakukan sebelum, saat, dan sesudah perjalanan.

Kemudahan yang ditawarkan Citilink Store adalah dengan memberikan harga terbaik, jaminan kualitas, dan pilihan produk yang luas bagi pembeli tiket penerbangan Citilink Indonesia.

“Adapun beberapa metode untuk pembelian bisa mengakses website resmi Citilink atau dari laman JD.ID,” jelas Benny.

 

Tag : maskapai penerbangan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top