Ganjil Genap di Tol Jakarta—Cikampek Ditetapkan melalui SK Menhub

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Perhubungan dalam waktu dekat akan memberlakukan paket kebijakan berkaitan dengan penanganan kepadatan di jalan tol JakartaCikampek selama masa pembangunan beberapa proyek infrastruktur strategis nasional di jalan tol tersebut.
Yanita Petriella | 23 Februari 2018 13:08 WIB
Kepadatan lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek - Antara/Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah melalui Keputusan Menteri Perhubungan dalam waktu dekat akan memberlakukan kebijakan berkaitan dengan penanganan kepadatan di jalan tol Jakarta—Cikampek selama masa pembangunan beberapa proyek infrastruktur strategis nasional di jalan tol tersebut.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan bahwa kebijakan tersebut dibuat untuk meningkatkan VC ratio dan kecepatan tempuh rata-rata di jalan tol Jakarta—Cikampek.

Rasio V/C (velocity:capacity) adalah perbandingan antara volume kendaraan dan kapasitas dasar jalan.

"V/C idealnya 0,7 sampai 0,8. V/C 1 enggak bisa gerak. Di Cikampek beberapa titik sudah di atas 1 seperti di Cikunir. Kalau di Karawang ke arah timur masih di bawah 1," ujarnya, Jumat (23/2/2018).

Paket kebijakan penanganan kepadatan jalan tol Jakarta—Cikampek tersebut merupakan kebijakan terintegrasi yang mencakup semua golongan kendaraan pengguna jalan, terdiri atas pengaturan jam operasional angkutan barang, prioritas jam lajur khusus angkutan umum, serta pengaturan waktu kendaraan pribadi melalui skema ganjil genap di akses tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Pemberlakuan kebijakan ini merupakan kewenangan pemerintah. Jasa Marga sebagai operator jalan tol Jakarta—Cikampek mendukung dan berperan dalam pelaksanaan di lapangan, seperti penyediaan rambu, pembuatan marka, penyediaan sarana, petugas pelaksana, dan sosialisasi.

"Dapat ditambahkan, terkait dengan pengaturan kendaraan pribadi akan diberlakukan pada hari Senin hingga Jumat, pukul 06.00—09.00 WIB di akses tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta," kata Heru.

Dia berharap pemberlakuan kebijakan tersebut dapat mengurangi kepadatan di jalan tol Jakarta—Cikampek yang kerap terjadi sejak pembangunan berbagai proyek infrastruktur skala besar di ruas jalan tersebut.

Sebanyak dua proyek sedang dibangun di sisi dan tengah jalan tol tersebut yaitu, kereta ringan Jabodebek dan jalan tol layang Jakarta—Cikampek 2.

Tag : jalan tol, tol jakarta-cikampek
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top