Lima WK Panas Bumi Akan Habis Kontrak, Baru Tiga yang Ajukan Perpanjangan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau kepada pengelola Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang akan habis masa kontraknya untuk segera mengajukan perpanjangan.
Denis Riantiza Meilanova | 09 Maret 2018 06:30 WIB
Petugas mengontrol sumur bor produksi KMJ 71 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Unit I Kamojang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (28/2). - Antara/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau kepada pengelola Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang akan habis masa kontraknya untuk segera mengajukan perpanjangan.

Sebanyak lima wilayah kerja panas bumi akan habis kontrak pada pertengahan tahun ini, yakni WKP Baturaden, WKP Guci, WKP Blawan Ijen, WKP Telaga Ngebel, dan WKP Kaldera Danau Banten.

Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menyebutkan dari lima pemegang izin WKP tersebut, baru tiga perusahaan yang telah mengajukan perpanjangan.  

"Yang sudah ngajuin Baturaden dan Medco [Blawan Ijen]," ujarnya, Kamis (8/3/2018).

Menurut Rida, pemegang izin WKP Blawan Ijen, yakni PT Medco Cahaya Geothermal, sudah mengajukan untuk perpanjangan eksplorasi dengan jangka waktu 32 bulan.  Sementara itu, pemegang izin WKP Baturaden sudah mengajukan perpanjangan, tapi dicabut lagi karena ada revisi waktu perpanjangan.  

"Mereka cabut lagi karena mintanya 18 bulan tapi sebenarnya butuh 26 bulan. Kalau begitu ubah lagi [Rancangan Kegiatan dan Anggaran Biaya/RKAB] 26 bulan apa saja," kata dia.

Kontraktor lain yang telah mengajukan perpanjangan adalah PT Bakrie Darmakarya Energi, yang mengelola WKP Telaga Ngebel. Masa kontraknya akan habis pada 14 Juni 2018. 

Sementara itu, WKP Baturaden, yang memiliki potensi 220 MW dan akan habis masa kontraknya pada 10 April 2018, izinnya dipegang oleh PT Sejahtera Alam Energy. WKP Guci dengan potensi 55 MW yang dikelola oleh PT Spring Energy Santosa dengan status eksplorasi, akan berakhir kontraknya pada 11 April 2018.

WKP Blawan Ijen sebesar 110 MW dan dikelola Medco, habis masa kontraknya pada 24 Mei 2018. Saat ini, statusnya dalam tahap eksplorasi.

Terakhir, WKP Kaldera Danau Banten yang mempunyai potensi 110 MW dikelola oleh PT Synthesa Banten Geothermal. 

Tag : panas bumi, kementerian esdm
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top