Rp25 Miliar Per Bulan untuk Palapa Ring Barat

Palapa Ring Barat didanai dengan skema pembiayaan availability payment yakni investor menanggung lebih dulu biayanya.
Duwi Setiya Ariyanti | 12 Maret 2018 20:03 WIB
Ilustrasi kabel serat optik - Reuters/Mike Segar

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menyisihkan Rp25 miliar per bulan untuk mengganti investasi pada proyek Palapa Ring Barat.

Direktur Utama Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Anang Achmad Latif mengatakan pihaknya telah mengalokasikan Rp25 miliar sebulan untuk mengganti investasi pengembang pada proyek pembangunan kabel serat optik sepanjang 2.275 km itu. 

Seperti diketahui, proyek Palapa Ring Barat dimenangkan PT Mora Telekomunikasi Indonesia dan Triasmitra yang kemudian membentuk perusahaan patungan, PT Palapa Ring Barat. Proyek senilai Rp1,3 triliun itu didanai dengan skema pembiayaan availability payment yakni investor menanggung lebih dulu biayanya baru setelah proyek beroperasi, pemerintah mengganti biayanya. 

"Per bulan Rp25 miliar," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (12/3/2018).

Menurutnya, dana universal service obligation (USO) yang digunakan untuk membayar pembangunan proyek telah tersedia. Berdasarkan perhitungan sebelumnya, nominalnya mampu menutup kebutuhan proyek ini.  

Adapun, dana USO merupakan dana kontribusi perusahaan telekomunikasi dengan bobot 1,25% setiap kuartalnya.  Saat beroperasi, infrastruktur jaringan seksi barat akan menyediakan koneksi internet 4G dengan kecepatan sekira 30 Mbps yang menyentuh Provinsi Riau, Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.   

"Sudah diperhitungkan sebelumnya, cukup,"katanya. 

Tag : internet
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top