Istaka Karya Gandeng CCEED China Incar Proyek Infrastruktur

Badan Usaha Milik Negara PT Istaka Karya (Persero) bekerjasama dengan China Construction Eighth Engineering Division (CCEED) Corp. Ltd mengincar proyek infrastruktur.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 12 Maret 2018 21:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Usaha Milik Negara PT Istaka Karya (Persero) bekerjasama dengan China Construction Eighth Engineering Division (CCEED) Corp. Ltd mengincar proyek infrastruktur.
Direktur Operasional PT Istaka Karya (Persero) Widi Suharyanto mengatakan penandatanganan kerjasama yang dilakukan Senin (12/3/2018) merupakan upaya perusahaan untuk meningkatkan kapasitas keuangan sebelum masuk sebagai peserta lelang proyek infrastruktur.
"MoU ini menjadi dasar melakukan kerjasama proyek infrastruktur di Indonesia. Kami sudah membicarakan proyek yang bersifat turn key project melalui lelang pemerintsh yang availability payment," jelas Widi di Graha Iskandarsyah.
Widi mengaku bahwa perseroan tengah mengincar dua paket proyek infrastruktur di Sumatera yaitu di Pekanbaru dan Pembang. Istaka Karya juga mengincar satu paket infrastruktur di Papua yang tepatnya berlokasi di Wamena. Kedua proyek itu adalah pembangunan jalan nasional. Nilai proyek pada dia daerah tersebut berkisar antara Rp2 triliun sampai Rp3 triliun.
"Kami memang mengincar proyek infrastruktur, jalan tol, pelabuhan, airport. Sekarang dananya belum ada, nanti pakai APBN. Kami hanya mendanai dulu 100% dan mendapat janji bayar guarantee, cicilan dari pemerintah 10 tahun sampai 15 tahun," kata Widi.
Ada pun availability payment adalah mekanisme pembiayaan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia. Oleh sebab itu BUMN perlu menggandeng mitra dalam memperkuat kemampuan pembiayaan. Langkah ini juga dipandang aman karena memiliki jaminan sebelum mengikuti lelang.
Tahun ini Istaka Karya mengantongi kontrak kerjasama pembangunan infrastruktur dengan nilai sekitar Rp4 triliun. Selain itu, Istaka karya juga tengah membuka peluang kerjasama dengan perusahaan kontraktor dalam dan luar negeri. Tujuannya, agar menciptakan kerjasama transfer teknologi yang akan memperbesar kapasitas perusahaan.

Tag : proyek infrastruktur
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top