Punya Brand Baru, Avnos Optimistis Kuasai Pasar Antivirus

Avnos memperkenalkan produk keamanan siber untuk enterprise andalannya, Avnos EX. Sistem proteksi ini diklaim berbeda produk-produk yang ada saat ini.
Dhiany Nadya Utami | 21 Maret 2018 20:58 WIB
Ilustrasi - indiatoday

Bisnis.com, JAKARTA — Vendor antivirus PT ARIM Technologies kini berganti nama menjadi PT Avnos Indonesia.  Melalui rebranding dan produk barunya, Avnos optimistis dapat merebut pasar Tanah Air.

Avnos memperkenalkan produk keamanan siber untuk enterprise andalannya, Avnos EX. Sistem proteksi ini diklaim berbeda produk-produk yang ada saat ini.

“Produk kami tidak bergantung pada teknologi traditional signature base, Avnos EX memproteksi dengan memilah apa yang harus dan yang tidak boleh dijalankan,” jelas CEO & Co-Founder Avnos Ivan Goh, Rabu (21/3/2018).

Dia juga menuturkan, Avnos EX mempunyai analisis kebiasaan yang memungkinkannya mendeteksi aktifitas yang mencurigakan dari aplikasi. Pun, Avnos EX dapat memblokir traffic yang mencurigakan secara real-time.

“Kami juga vendor pertama, setidaknya di Indonesia, yang mendukung proteksi untuk dua sistem sekaligus yaitu operating sytem dan security system,”  tutur Goh.

Menyederhanakan sistem perlindungan siber memang menjadi salah satu nilai yang diusung Avnos. Konsep tersebut membuat konsumen tidak perlu menggunakan berlapis-lapis proteksi.

“Seperti tagline kami, Reimagine Endpoint Security,” ujarnya.

General Manager Indonesia Sari Kurnia Dewi menambahkan komitmen Avnos untuk bermitra dengan berbagai klien di dalam negeri ditunjukkannya lewat kehadiran kantor Avnos di Indonesia. Perusahannya juga mengapresiasi potensi dalam negeri dengan mempekerjakan tenaga lokal.

“Di sini kami bukan hanya punya teknisi, tapi keseluruhan tim research and development,” tambahnya.

Sari menuturkan saat ini Avnos masih berfokus pada perluasan bisnisnya dan usaha untuk mendapat lebih banyak konsumen. Dia enggan mengungkap besaran target Avnos di Indonesia pada tahun ini.

“Pak Goh sih inginnya sampai US$1 miliar ya, pak?” ujarnya sambil berkelakar.

Meski telah banyak pemain besar di bidang keamanan teknologi, Goh mengaku tidak khawatir. Bahkan, dia menyatakan Avnos sebagai perusahaan keamanan siber paling besar di Indonesia.

“Saya bisa bilang kami yang terbesar saat ini, jika dilihat dari jumlah orangnya. Ya kan?,” ujar Goh. Saat ini Avnos memiliki hampir 30 pegawai di perusahaannya.

Disinggung mengenai pasar konsumer, Goh mengatakan saat ini prioritas Avnos masih pada level business to business atau enterprise. Akan tetapi, menurutnya Avnos dalam tahap melakukan riset untuk kebutuhan pasar tersebut.

Tag : serangan siber
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top