Batik Pewarna Alam, Wirausaha Mikro Terbaik Ajang Citi Microentrepreneurship Awards

Marenggo Natural Eyes Batik terpilih sebagai Microentrepreneurship of the year dalam ajang Citi Microentrepreneurship Awards 2017-2018.
Agne Yasa | 05 April 2018 16:18 WIB
. - .

Bisnis.com, JAKARTA -- Marenggo Natural Eyes Batik terpilih sebagai Microentrepreneurship of the year dalam ajang Citi Microentrepreneurship Awards 2017-2018.

Marenggo Natural Dyes Batik merupakan usaha yang dijalankan oleh Nuri Ningsih Hidayati (26), perempuan asal Sleman, Yogyakarta sejak 2015.

Dia mengawali usaha batik dari penelitian mengenai desain-desain batik sejak kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI).

Nuri mengatakan batik yang dibuatnya memiliki keunggulan dari sisi penggunaan pewarna alami. Selain itu, kain batiknya juga menggunakan unsur motif modern dan variatif.

Untuk harga, produk batik yang dijual di Marenggo Natural Eyes Batik berkisar antara Rp300.000--Rp2 juta tergantung kain, proses perwarnaan dan desain.

Nuri juga menjadi fasilitator bagi pembatik muda dan mengedukasi masyarakat sekitar rumahnya untuk membatik.

"Menjadi kepuasan tersendiri melihat ibu-ibu sekitar dari yang awalnya tidak bisa membatik, dengan proses dan waktu yang panjang akhirnya bisa membatik," katanya.

Nuri menambahkan dia tidak menyangka akan menjadi memenangkan penghargaan utama sebagai usaha mikro terbaik dalam CMA 2017-2018.

"Saya ingin menjadi lebih baik lagi ke depannya. Saya ingin mengembangkan dari CMA ini, ada coaching, saya ingin total, karena saya jadi tahu banyak yang harus diperbaiki. Ingin meningkat dari marketing dan sistem," katanya.

Citi Microentrepreneurship Awards 2017-2018 diberikan kepada para pemenang dalam lima kategori.

Kelima kategori tersebut agriculture, arts and creative design, fishery, green, serta service and culinary.

Adapun pemenang CMA 2017-2018 untuk kategori agriculture yaitu Mario Devys dari Jawa Barat dengan ED Corp.

Untuk kategori Arts and Creative Design yaitu Nuri Ningsih Hidayati dari Yogyakarta dengan Marenggo Natural Dyes Batik.

Kemudian, kategori Fishery yaitu Nienik Rahmawati Zauharoh dari Kalimantan Timur dengan Saputra Snack.

Untuk kategori Green, pemenangnya Stefanus Indri Sujatmiko dari Yogyakarta dengan Giowari Putra Craft.

Untuk kategori Service and Culinary yaitu Siswanti dari Jawa Timur dengan Ardan Jaya.

Untuk kategori Young Microentrepreneur, pemenangnya Hafidh Rifky Adiyatna dari Yogyakarta dengan Teacher Tangerang by Bimbel YEC.

Selain itu terdapat tiga penghargaan khusus yang akan diberikan yaitu Young Microentrepreneurship, Best Woman Microentrepreneur.

Untuk kategori Best Woman Microentrepreneur pemenangnya yaitu Susi Sukaesih dari Jawa Barat dengan Siswa Wirausaha.

Kemudian, Microentrepreneur of the Year sebagai penghargaan utama bagi pengusaha mikro dalam Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) 2017-2018 dimenangkan oleh Nuri Ningsih Hidayati Yogyakarta dengan usaha Marenggo Natural Dyes Batik.

CMA 2017-2018 juga memberikan penghargaan untuk Lembaga Keuangan Mikro yaitu Microfinance Institution of the Year sebagai apresiasi terhadap lembaga pendamping terbaik.

Adapun penghargaan tersebut diperoleh Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia dari Banten.

CMA telah memasuki tahun ke-13 dan merupakan inisiatif dan program unggulan Citibank yang didanai oleh Citi Foundation serta dilaksanakan di 30 negara, termasuk Indonesia.

Selama periode penyelenggaraan CMA di Indonesia sejak pertama kali diadakan pada 2005, ajang ini telah menerima pendaftaran dari 13.000 pengusaha mikro Indonesia dan telah memberikan penghargaan kepada lebih dari 240 pengusaha mikro.

Tag : peluang usaha
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top