Ekspor Mineral Tak Perlu Lagi Rekomendasi Menteri ESDM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mengkoordinasikan pemangkasan regulasi dengan Kementerian Perdagangan terkait rekomendasi ekspor.
Denis Riantiza Meilanova | 11 April 2018 20:44 WIB
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (7/3/2018). - ANTARA/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mengkoordinasikan pemangkasan regulasi dengan Kementerian Perdagangan terkait rekomendasi ekspor.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan saat ini Kementerian ESDM terus melakukan penyederhanaan regulasi di berbagai subsektor, termasuk subsektor mineral dan batu bara, guna meningkatkan investasi. Salah satu yang tengah diupayakan adalah penghapusan regulasi terkait rekomendasi ekspor mineral dan batubara.

"Ada satu memang, misalnya rekomendasi ekspor. Rekan-rekan dari Kementerian Perdagangan sedang membuat hal yang sama supaya rekomendasi ekspor kita, di minerba kan sudah tidak perlu lagi ya," ujar Jonan di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Dengan adanya pemangkasan, nantinya ekspor produk tambang tidak perlu lagi mendapat rekomendasi dari Kementerian ESDM.

"Sekarang masih bridging-lah. Sementara kami masih keluarkan surat rekomendasi ekspor dan sebagainya," kata Jonan.

Dalam upaya penyederhanaan regulasi, Kementerian ESDM telah berkomitmen menjembatani masalah terkait perizinan di satu sektor dengan sektor lainnya.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan pihaknya tengah mendata mana-mana saja perizinan yang berkaitan dengan sektor Kementerian lainnya yang perlu dijembatani.

"Saya list semua nanti saya ngomong termasuk kegiatan berhubungan AMDAL. Sama perusahaan kontrak karya maupun PKP2P, termasuk rekomendasi IPPKH," kata Bambang.

"Rekomendasi ke depan saya kan nggak, ke perdagangan [Kemendag] juga dah nggak. BPKH juga nggak karena Clean and Clear [CnC] sudah selesai semua."

Tag : pertambangan
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top