Belum Ada Perusahaan Logistik Mencoba Blockchain

Sampai saat ini belum ada perusahaan logistik di Indonesia yang tertarik menggunakan blockchain.
Jaffry Prabu Prakoso | 11 April 2018 18:03 WIB
Aktivitas logistik : Belum manfaatkan blockchain. - Reuters/Jason Lee

Bisnis.com, JAKARTA -- Sampai saat ini belum ada perusahaan logistik di Indonesia yang tertarik menggunakan blockchain.

Chairwoman Blockchain Zoo Pandu Sastrowardoyo mengatakan selama ini pelanggan yang dia temui kebanyakan berasal dari dunia perbankan.

"Padahal potensinya cukup besar. Ini kasus yang belum ada di Indonesia, dan di komunitas kami, perusahaan logistik implementasinya di luar Indonesia," katanya kepada Bisnis di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Pandu menjelaskan salah satu masalah utama perusahaan logistik adalah proses penyelesaian berkas yang begitu panjang. Padahal keberadaan blockchain untuk mengatasi itu.

Blockchain Zoo pernah menerapkan teknologi ini pada perusahaan bank di Singapura.

Dalam pengurusan berkas, bank tersebut bisa melakukan validasi dalam waktu dua minggu, sedangkan di Indonesia bisa mencapai 60 sampai 90 hari.

Setelah menggunakan sistem ini, bank bisa memotong proses penyelesaian berkas menjadi setengahnya.

Blockchain merupakan teknologi yang tidak menggunakan pihak ketiga dalam suatu proses pertukaran data dan dipantau banyak pihak dalam satu komunitas.

Sistem ini diyakini tidak mudah dibajak karena memiliki sistem pengamanan yang berlapis-lapis.

Tag : logistik
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top