Bandara Soekarno-Hatta Diminta terus Berbenah

Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dinilai harus semakin meningkatkan layanan kepada pengguna jasa, setelah mendapat predikat sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia.
Rio Sandy Pradana | 11 April 2018 21:01 WIB
Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten. - Antara/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA - Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dinilai harus semakin meningkatkan layanan kepada pengguna jasa, setelah mendapat predikat sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia.

Bandara yang telah melayani 63 juta penumpang tersebut menembus peringkat 17 dunia menggungguli Bandara Changi di Singapura dan Bandara Incheon di Korea Selatan, versi Airports Council International (ACI).

Sekretaris Jaringan Penerbangan Indonesia Gerry Soedjatman menilai perlu ada peningkatan fasilitas kepada penumpang maupun perusahaan maskapai.

"Pertama, fasilitas transportasi dari dan ke bandara harus diperbanyak lagi, serta dengan harga terjangkau," kata Gerry, Rabu (11/4/2018).

Kedua, lanjutnya, kenyamanan terminal, khususnya Terminal 3, harus ditingkatkan. Hal yang menjadi sorotan adalah soal passenger traffic flow yang mengharuskan penumpang melewati koridor sempit dengan jarak jauh tanpa disediakan travellator.

Di sisi lain, imbuhnya, terminal yang memungut tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) tertinggi ini perlu meningkatkan kapasitas pendingin ruangan. Selama ini, khususnya di gate keberangkatan masih dirasakan cukup panas.

Gerry berpendapat proyek pembangunan landasan penghubung (taxiway) antara sisi Utara dan Selatan bandara di bagian Timur harus segera diselesaikan guna membantu mengurangi antrian (traffic congestion) pesawat di darat.

Tag : bandara soekarno-hatta
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top