Jalan Tol Cinere—Serpong Beroperasi Tahun Depan

Proyek jalan tol CinereSerpong diperkirakan bisa beroperasi pada tahun depan, Untuk itu, investor akan mempercepat pengerjaan proyek tersebut.
Yanita Petriella | 12 April 2018 08:13 WIB
Ilustrasi: Alat berat dioperasikan untuk pemadatan struktur tanah pembangunan ruas tol Serpong Balaraja (Serbaraja) seksi pertama Serpong - Legok dikawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/3). - Antara/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA — Proyek jalan tol Cinere—Serpong diperkirakan bisa beroperasi pada tahun depan, Untuk itu, investor akan mempercepat pengerjaan proyek tersebut.

Direktur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto mengatakan bahwa saat ini progres pembebasan jalan tol sepanjang 10,14 kilometer itu telah mencapai 70%.

"Progres fisik pembangunan jalan tol Cinere—Serpong saat ini 15%. Ini kami kebut pembangunannya agar tahun depan bisa dioperasikan," ujarnya, Selasa (10/4/2018).

Dia tidak memungkiri bahwa ada kendala dalam hal pembebasan lahan, tetapi untuk konstruksi tidak mengalami kendala.

"Proses pembebasan lahan sudah mulai lancar. Ditargetkan pembebasan rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini," katanya.

Jalan tol Cinere—Serpong dikelola oleh PT Cinere Serpong Jaya dengan pemilik saham saat ini yakni PT Jasa Marga Tbk. (55%), PT Waskita Toll Road (34,9996%), PT Jakarta Propertindo (10%), dan PT Waskita Karya (0,0004%).

Pembangunan jalan tol ini sempat terkendala sekitar 8 tahun lamanya sebelum proses konstruksi dimulai lagi pada tahun lalu.

Jalan tol itu mulai digagas sekitar 2006 dengan pembebasan lahan ditargetkan rampung pada 2008, tetapi hingga saat ini masih belum tuntas.

Kemudian, jalan tol itu mulai dibangun kembali pada September 2017, setelah PT Jasa Marga Tbk. bersama dengan PT Waskita Toll Road, dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengambil alih saham milik pemegang konsesi sebelumnya.

Investor jalan tol yang menguasai saham PT Cinere Serpong Jaya semula adalah, PT Thiess Contractor Indonesia sebesar 80% dan PT Waskita Toll Road dengan penguasaan saham 20%, akhirnya diganti.

Bersama dengan investor atau pemegang saham barunya, PT Cinere Serpong Jaya selaku pengelola jalan tol Cinere—Serpong langsung memacu proses pembebasan lahan.

Tag : jalan tol
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top