Kebijakan Ganjil Genap di Tol Jagorawi & Jakarta—Tangerang Berlaku mulai Hari Ini

Setelah menerapkan kebijakan kendaraan berpelat nomor ganjil genap yang melintasi pintu tol Bekasi Barat pada ruas tol JakartaCikampek belum lama ini, pemerintah kembali menerapkan kebijakan tersebut di ruas tol Jagorawi dan JakartaTangerang mulai hari ini, Senin (16/4/2018).
Yanita Petriella | 16 April 2018 04:38 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah menerapkan kebijakan kendaraan berpelat nomor ganjil genap yang melintasi pintu tol Bekasi Barat pada ruas tol Jakarta—Cikampek belum lama ini, pemerintah kembali menerapkan kebijakan tersebut di ruas tol Jagorawi dan Jakarta—Tangerang mulai hari ini, Senin (16/4/2018).

Penerapan ganjil genap ini merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kepadatan lalu lintas pada pagi hari di ruas tol.

Kemacetan merupakan suatu hal yang kerap kali terjadi pada pagi hari di ruas tol Jabodetabek yang mengarah ke Jakarta.

Hal itu dikarenakan banyak warga di sekitar Jakarta menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai tempat kerja mereka di Ibu Kota.

Pada 12 Maret 2018, pemerintah menerapkan kebijakan ganjil genap di ruas tol Jakarta—Cikampek dan telah berhasil menurunkan rasio kapasitas jalan dengan volume kendaraan (V/C ratio) sebesar 46%.

Sementara itu, peningkatan rerata kecepatan di ruas tol Jakarta—Cikampek meningkat sebesar 10% hingga 20% pada jam pemberlakuan kebijakan ganjil genap.

Penerapan ganjil genap di ruas jalan tol tersebut membuat para pengguna jalan lebih memilih untuk mengatur perjalanan mereka menjadi lebih pagi.

Penerapan ganjil genap di jalan tol Jakarta—Tangerang dan Jagorawi dilakukan karena keberhasilan dari penerapan paket kebijakan yang sama di ruas jalan tol Jakarta—Cikampek dalam mengurai kemacetan.

Kebijakan ganjil genap di tol akan diberlakukan pada pukul 06.00 hingga pukul 09.00. Adapun, untuk jalan tol Jagorawi ganjil genap diberlakukan pada gerbang tol Cibubur 2. Sementara itu, pada jalan tol Jakarta—Tangerang akan diberlakukan gerbang tol Kunciran 2 dan Tangerang 2.

ASIAN GAMES

Penyelenggaraan Asian Games pada Agusutus 2018 juga menjadi latar belakang pemerintah menerapkan paket kebijakan di dua jalan tol tersebut. Untuk mendukung berlangsungnya pelaksanaan Asian Games tersebut, diperlukan pengaturan lalu lintas di sekitar Jabotabek agar lebih terkendali.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono mengatakan di ruas jalan tol Jagorawi akan diberlakukan dua paket kebijakan, yakni penerapan ganjil genap dan lajur khusus bus.

Untuk kebijakan lajur khusus bus akan diterapkan di lajur 1 mulai dari Bogor sampai Pasar Rebo.

Untuk bus, pengembangan rute JR Connexion di lokasi perumahan prioritas, yakni Legenda Wisata, Citra Grand, Cibubur Country, Metland Transyogi, dan Cibubur Residence. Kemudian, kebijakan ganjil-genap dilaksanakan di GT Cibubur 2. 

Sementara itu, untuk jalan tol Jakarta—Tangerang akan diterapkan tiga paket kebijakan sama seperti di jalan tol Jakarta—Cikampek, yakni ganjil genap, lajur khusus bus, dan pembatasan khusus untuk truk.

Pengaturan truk yang akan diatur, kendaraan yang memiliki kecepatan rendah golongan III,IV, dan V.

Pembatasan angkutan barang mulai dari jalan tol Cikupa—Tomang untuk dua arah mulai pukul 06.00—pukul 09.00 setiap Senin—Jumat kecuali hari libur nasional.

"Untuk bus Pengembangan rute JR Connexion di lokasi perumahan prioritas, yakni Perumahan Citra Raya, Alam Sutera, Villa Melati Mas, BSD City, dan Perumahan Banjar Raya," kata Bambang.

Tag : jalan tol, ganjil genap
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top