KA Bandara Adi Soemarmo Sementara Beroperasi Sebagai KA Solo Ekspres

Pengoperasian KA Bandara Adi Soemarmo menjadi KA Solo Ekspres untuk sementara waktu ini dikarenakan tingginya animo calon penumpang KA pada lintas Solo Yogyakarta Kutoarjo.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 17 Mei 2018 13:21 WIB
Ilustrasi: Kereta api bandara memasuki Stasiun Sudirman Baru, di Jakarta, Selasa (26/12/2017). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA—Kereta api Bandara Adi Soemarmo sementara waktu beroperasi sebagai KA Solo Ekspres untuk melayani lintas Solo-Yogyakarta- Kutoarjo.

Dirjen Perkeretaapian Zulfikri menuturkan pengoperasian KA Bandara Adi Soemarmo menjadi KA Solo Ekspres untuk sementara waktu ini dikarenakan tingginya animo calon penumpang KA pada lintas Solo – Yogyakarta – Kutoarjo.

Nantinya, KA Solo Ekspres akan melayani penumpang dari Stasiun Solo Balapan menuju Stasiun Kutoarjo PP, melalui Stasiun Purwosari, Stasiun Klaten, Stasiun Maguwo, Stasiun Lempuyangan, dan Stasiun Wates.

Sedangkan untuk operasional KA Solo Ekspres, akan ada 4 jadwal perjalanan KA berangkat dari Stasiun Solo Balapan setiap pukul 08.40 WIB dan 15.40 WIB serta keberangkatan dari Stasiun Kutoarjo pada pukul 11.15 WIB dan 18.25 WIB.

Terkait besaran tarif KA, nantinya tarif yang ditetapkan operator berlaku parsial sebagai contoh untuk rute Stasiun Solo Balapan – Stasiun Kutoarjo PP berlaku tarif senilai Rp 40.000, dan rute Stasiun Solo Balapan – Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Yogyakarta – Stasiun Kutoarjo berlaku tarif senilai Rp30.000.

Zulfikri menuturkan besaran tarif ini sebanding dengan fasilitas dan kenyamanan yang diperoleh penumpang.

“Satu rangkaian KA Solo Ekspres ini terdiri atas 4 kereta dengan kapasitas angkut sebanyak 393 penumpang. Memang ada perbedaan tarif, karena KA Solo Ekspres ini dilengkapi dengan pendingin udara, layar TV LED untuk hiburan dan juga memberikan informasi posisi kereta, dilengkapi bagasi khusus untuk menempatkan barang bawaan penumpang, di bangku penumpang juga terdapat pengisi daya ponsel (charging port) dan tempat duduk khusus bagi penyandang disabilitas,” kata Zulfikri, Kamis (17/5/2018).

Untuk diketahui, saat ini Kementerian Perhubungan masih terus bekerja untuk menyelesaikan pembangunan Jalur KA menuju Bandara Adi Soemarmo dengan target akhir 2018  konstruksi Jalur KA ini sudah selesai.

Dengan begitu, pada awal 2019 diperkirakan sudah bisa dioperasikan untuk pelayanan KA Bandara Adi Soemarmo.

Selain fokus pada penyelesaian KA Bandara Adi Soemarmo, Kementerian Perhubungan juga melaksanakan pembangunan jalur ganda KA lintas selatan Jawa, total sepanjang 276,8 km. Proyek ini ditargetkan selesai konstruksi dan diresmikan pengoperasiannya pada akhir 2018 ini.

 

Tag : kereta api
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top