LG Pindahkan Produksi Smartphone ke Pabrik Sendiri

LG semakin serius menggarap bisnis ponsel pintar di pasar Indonesia.
Dhiany Nadya Utami | 23 Mei 2018 00:11 WIB
Model memperlihatkan smartphone LG G7 Plus ThinQ pada peluncurannya di Jakarta, Selasa (22/5/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

JAKARTA — PT LG Electronics Indonesia mulai memproduksi ponsel pintar di pabrik milik sendiri di Cibitung, Jawa Barat.

Head of LG Mobile Communication PT LG Electronics Indonesia Heegyun Jang mengatakan LG semakin serius menggarap bisnis ponsel pintar di pasar Indonesia.

Dia mengatakan saat ini tren global menunjukkan kecederungan yang mengarah pada produk-produk berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT). Menurutnya dengan basis tersebut, pada masa depan semua teknologi akan saling terhubung satu sama lain.

“Lalu smartphone-lah yang akan jadi pusat kendalinya,” kata Jang usai peluncuran LG G7 Plus ThinQ, Selasa (22/5).

Jang mengatakan identitas nantinya ThinQ bukan hanya melekat pada ponsel pintar tetapi akan diterapkan pula pada berbagai produk LG lainnya seperti televisi, kulkas, dan mesin cuci.

Untuk menunjukkan keseriusan di bisnis ponsel pintar, per semester ini LG memindahkan produksi ponsel pintarnya ke pabrik mereka yang terletak di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Sebelumnya LG menyerahkan perakitan ponsel pintar ke PT Adi Rekatama Mandiri.

Lebih lanjut, Jang mengatakan saat ini LG berfokus memperkuat pangsa pasarnya pada segmen premium untuk produk dari lini ponsel pintar mereka. Alasannya, selama ini produk elektronik LG telah dikenal sebagai produk premium sehingga mereka memproyeksikan hal yang sama pada produk ponsel pintar mereka.

Selain itu, tambah Jang, melihat pada pengalaman LG sebelumnya, konsumen mereka menunjukkan permintaan lebih pada priduk-produk dengan spesifikasi tinggi. Adapun khusus pasar Indonesia, Jang menilai pasar premium di Tanah Air amat berpotensi. Kendati enggan menyebut angka, dia menyebut sejauh ini pertumbuhan bisnis ponsel LG menunjukkan kecederungan yang baik.

“Di Indonesia banyak konsumen premium, makanya kami memutuskan membawa [LG G7 ThinQ] ke sini,” tambah Jang.

Jang mengaku tidak khawatir dengan kompetitor lain. Menurutnya di lini premium ada karakteristik kompetisi yang amat khas, apalagi pemain di sektor ini pun belum banyak sehingga LG percaya diri dapat bersaing.

Presiden Direktur PT LG Electronics Indonesia Seungmin Park mengatakan LG G7 Plus ThinQ membawa fitur-fitur unggulan yang dapat menyaingin pemain lain di kelasnya.

LG G7 Plus ThinQ memiliki layar 6,1 inci yang memiliki tingkat kecerahan hingga 1.000 nit saat berada di bawah sinar matahari. Untuk dalaman, LG G7 Plus ThinQ dibekali dapur pacu Qualcomm Snapdragon 845 yang dikombinasikan RAM sebesar 6GB dan penyimpanan internal sebesar 128 GB.

Produk flagship ini mulai dapat dipesan secara pra-order seharga Rp11.499.000 melalui mitra LG

Tag : smartphone
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top