Jelang Pertemuan Tahunan IMF-World Bank, Delegasi 10 Negara Akan Mendarat di Banyuwangi

Rombongan Menteri Keuangan dari 10 negara yang akan menghadiri pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018 akan mendarat di Bandara Banyuwangi.
Newswire | 14 Juni 2018 11:12 WIB
Pesawat Garuda Indonesia disambut siraman air menggunakan water cannon saat tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur. - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, BANYUWANGI—Rombongan Menteri Keuangan dari 10 negara yang akan menghadiri pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018 akan mendarat di Bandara Banyuwangi.

 “Untuk pertemuan tahunan IMF – World Bank ini, rencananya ada 17.000 delegasi yang hadir. Kami sudah memilah, ada sekitar 10 negara delegasi yang rencananya akan mendarat di Banyuwangi,” kata Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II, Mohamad Awaluddin.

Hal tersebut diungkapkan Awaluddin saat menggelar pertemuan dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Rabu (13/6/2018). AP II adalah pengelola Bandara Banyuwangi.

Sejumlah pembangunan infrastruktur penunjang tengah dikebut AP II menyambut pertemuan tahunan bergengsi tingkat dunia tersebut. Mulai dari perpanjangan dan pelebaran landasan pacu, perluasan apron, hingga penebalan landasan.

Awaluddin merinci sejumlah pekerjaan yang tengah dilakukan di antaranya pekerjaan penambahan runway, dari yang semula 2.250 meter menjadi 2.500 meter. Runway juga dalam proses diperlebar menjadi 45 meter. Tebal landasan ditambah menjadi PCN 56.

“Penebalan landasan ini dilakukan akhir Juni. Apron juga bakal ditambah 23.000 m2, sehingga total menjadi 41.000 m2,” jelas Awaluddin. Semua pengerjaan tersebut ditargetkan selesai pada awal September.

"Artinya kesiapan untuk pertemuan IMF-World Bank aman. Dengan spesifikasi infrastruktur seperti itu juga, Banyuwangi sudah bisa jadi international airport," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan pemerintah daerah siap mendukung pemerintah pusat untuk menyukseskan agenda besar internasional IMF-World Bank itu. Bahkan, Anas menyetujui penggunan bangunan ruang tunggu VVIP di kawasan bandara menjadi terminal bagi penerbangan internasional.

“AP II juga bisa mulai membangun resto underground, di bawah hamparan rerumputan hijau dari masterplan bandara yang telah kami susun. Penambahan parkir juga bisa dilakukan di samping restoran dan pusat makanan ini nanti. Tentunya dengan konsep green airport ini, akan menambah daya tarik tersendiri bagi delegasi yang hadir,” jelas Anas.

Banyuwangi juga telah ditunjuk sebagai daerah yang ditawarkan untuk menjadi tujuan wisata delegasi pertemuan IMF-World Bank dari seluruh dunia. Sejumlah paket wisata akan ditawarkan, seperti menikmati Gunung Ijen dengan api biru yang fenomenal, wisata petik kopi, hingga beragam atraksi seni yang memikat.

 

Sumber : Tempo.co

Tag : annual meeting IMF-World Bank
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top