PHRI: THR & Gaji ke-13 Dongkrak Kinerja Pariwisata dan Hotel

Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) menyatakan tunjangan hari raya dan gaji ke-13 aparatur sipil negara mendongkrak kinerja pariwisata dan okupansi kamar hotel di daerah.
David Eka Issetiabudi | 16 Juni 2018 08:01 WIB
Danau Singkarak di Sumatra Barat. - Antara/Iggoy El Fitra

Bisnis.com, JAKARTA-- Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) menyatakan tunjangan hari raya dan gaji ke-13 aparatur sipil negara mendongkrak kinerja pariwisata dan okupansi kamar hotel di daerah.

Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan berdasarkan laporan dari pengurus PHRI daerah, dampak THR dan gaji ke-13 memberi stimulus yang signifikan, khususnya daerah tujuan mudik dan wisata.

"Luar biasa sudah dirasakan stimulus ekonomi di daerah wisata, dan tujuan mudik, di sisi hotel sudah mulai meningkatkan tren okupansi," katanya, Jumat (15/6/2018).

Menurutnya, di hari biasa, secara keseluruhan jumlah kamar hotel di daerah sebenarnya over supply, tetapi dengan adanya stimulus tersebut, terjadi lonjakan pertumbuhan okupansi kamar hotel dan restaurant hingga 15%.

Hariyadi yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengatakan kondisi perekonomian selama Ramadan relatif stabil, dan tidak banyak bahan pokok yang melonjak drastis. Dia mengakui, ada beberapa bahan pokok, seperti ayam, yang mengalami lonjakan harga.

"Sepertinya ayam yang sedang naik, tapi over all tetap terjaga," tambahnya.

Terkait dengan inflasi Juni 2018, Apindo juga optimistis kondisinya akan stabil, seperti yang diproyeksikan oleh pemerintah.

Tag : pariwisata
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top