Loket Bidik Pasar Layanan "Ticketing" Untuk Kegiatan Komunitas

Perusahaan rintisan agen tiket daring, Loket, mulai membidik pasar penyediaan layanan ticketing untuk berbagai gelaran komunitas.
N. Nuriman Jayabuana | 10 Juli 2018 16:35 WIB
CEO LOKET Edy Sulistyo (kedua kiri) berbincang dengan VP Consumer Rama Adrian (dari kiri) Product Manager Loket.com Febrian Adhitama dan VP Marketing LOKET Ario Adimas saat acara Grand Launching Loket.com di Jakarta, Selasa (8/5). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan rintisan agen tiket daring, Loket, mulai membidik pasar penyediaan layanan ticketing untuk berbagai gelaran komunitas.

Loket merupakan perusahaan penyedia layanan ticketing yang didirikan sejak 2013. Perusahaan itu lebih dikenal sebagai startup yang diakuisisi Go-Jek pada Agustus 2017 untuk menyediakan dan mengelola layanan Go-Tix.

Setelah masuk ke dalam ekosistem Go-Jek, perusahaan agen tiket daring tersebut berkembang menjadi mitra ticketing ribuan acara besar yang terselenggara di Indonesia.

VP Consumer Solution Loket Rama Adrian menyatakan pihaknya tengah menggulirkan kampanye pemanfaatan platform Loket bagi pembuat event dan komunitas. Menurutnya, berbagai penyelenggaraan event komunitas kerap mengalami keterbatasan bujet untuk menggunakan jasa promotor maupun perusahaan besar sebagai penyelenggara.

Komunitas pun dinilai lebih mudah menggunakan platform daring untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan.

"Awalnya kami hanya menyasar pasar besar, tapi kali ini kami akan menyasar semua kalangan termasuk komunitas. Masyarakat luas dapat menggunakan teknologi penyelenggaraan event yang kami sediakan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Selasa (10/7/2018).

Rama meyakini milenial dapat menjadi inisiator pemanfaatan platform digital untuk mengembangkan berbagai pengalaman langsung dari terselenggaranya suatu kegiatan komunitas.

Melalui pengelolaan event mandiri di dalam platform Loket, individu maupun komunitas dapat mempromosikan penjualan tiket dan menarik lebih banyak pengunjung untuk berbagai kegiatan.

Loket secara khusus memperkenalkan penyediaan layanan ini ke sejumlah kota dengan basis komunitas terbesar yaitu Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar. Berbagai komunitas mulai dari kategori hobi, musik, budaya, seni, dan sebagainya dapat menggunakan layanan tersebut.

Loket menyediakan sistem layanan mandiri yang memungkinkan pembuat event memasang seluruh detail informasi acara secara daring. Seluruh informasi tersebut dapat diakses langsung oleh calon pengunjung secara real-time.

"Kami berusaha merancang solusi yang relevan dengan kebutuhan target pasar dan end-user. Layanan mandiri sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman event terbaik bagi kreator maupun calon pengunjungnya,” lanjutnya.

Pembuat event dapat mengatur secara rinci seluruh rangkaian proses di dalam layanan itu. Mulai dari pendaftaran kegiatan, pilihan kanal pembayaran, sampai sistem registrasi dan sistem check-in pengunjung berbasis daring. Pengelola kegiatan juga berkesempatan mempromosikan acaranya melalui aplikasi Go-Jek dengan layanan Go-Tix.

“Bahkan, nilai lebih yang kami tawarkan adalah event para kreator lokal ini berkesempatan untuk dipromosikan ke jutaan calon pembeli melalui lebih dari sepuluh rekan afiliasi Loket Distribution Partner, termasuk Blibli, Tiket.com, Tokopedia, JD.ID dan lain sebagainya,” tambah Rama.

CEO Loket Edy Sulistyo menyatakan perusahaannya berkomitmen memperkenalkan teknologi ini kepada seluruh kalangan masyarakat. 

"Kalangan komunitas dan individu pun kini bisa mengkreasikan event dengan layanan mandiri Loket. Hal itu sejalan dengan komitmen Loket untuk terus mendukung gerakan sosial komunitas dan individu lewat teknologi,” imbuhnya.

Tag : tiket, Gojek
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top