Omzet Jembo Cable Naik 20% Selama Semester I/2018

PT Jembo Cable Company Tbk. membukukan pendapatan sebelum diaudit Rp1,4 triliun sepanjang semester I/2018 atau naik 20% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Anggara Pernando | 12 Juli 2018 21:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jembo Cable Company Tbk. membukukan pendapatan sebelum diaudit Rp1,4 triliun sepanjang semester I/2018 atau naik 20% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Antonius Benady, Direktur Jembo Cable Company, menuturkan pada tahun ini perusahaan memperkirakan dapat membukukan penjualan Rp2,4 triliun.

Dia meyakini penjualan pada paruh kedua tahun ini karena perseroan mulai mengirimkan pesanan dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

“Pada semester pertama, pengiriman sempat berhenti sebentar karena teknis anggaran PLN belum jalan dan adanya libur Idulfitri,” kata Antonius, Kamis (12/7).

Antonius menyatakan, kendati penjualan semester I/2018 lebih baik, pihaknya mengalami penurunan laba akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan melambungnya harga tembaga.

Namun, emiten berkode saham JECC ini meyakini kinerja pada semester II/2018 dapat tumbuh sesuai dengan target yaitu sebesar 20%.

“Selain mulai masuknya permintaan PLN, kami harapkan harga tembaga [sebagai bahan baku kabel terus] turun seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir,” katanya.

Menurut Antonius, penjualan kabel ke PLN mencapai 30%-40% dari bisnis JCC. Selebihnya, sebanyak 60% produk dijual ke pasar ritel melalui jaringan distributor. Perusahaan juga memasok beragam proyek lain.

“Seluruh penjualan kami menyasar pasar lokal,” katanya.

Tag : jembo cable
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top