Hindari Ganjil Genap, Google Sediakan Fitur Rute Alternatif

Manajemen Google dengan melakukan update aplikasi Google Maps sehingga saat ini telah tersedia fitur rute alternatif setelah diberlakukan perluasan kebijakan ganjil genap.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 12 Juli 2018 11:57 WIB
Vice President Product Management Google Maps Dane Glasgow memberikan penjelasan pada peluncuran fitur baru Google Maps Rute khusus sepeda motor, di Jakarta, Selasa (20/3/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bekerja sama dengan Google untuk menyediakan fitur rute alternatif.

Kerja sama tersebut menyusul adanya perluasan kebijakan ganjil genap di jalan arteri DKI Jakarta, yang sudah mulai uji coba 2 Juli 2018 lalu.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Google Maps guna mengetahui rute alternatif bagi kendaraan yang terdampak kebijakan ganjil genap.

“Pada waktu proses penyusunan kebijakan transportasi guna mendukung Asian Games berjalan beberapa waktu lalu, BPTJ mengajak Manajemen Google agar ikut berpartisipasi mendukung kebijakan ini, “ kata Bambang, Kamis (12/7/2018).

Partisipasi tersebut akhirnya diwujudkan oleh Manajemen Google dengan melakukan update aplikasi Google Maps sehingga saat ini telah tersedia fitur rute alternatif setelah diberlakukan perluasan kebijakan ganjil genap.

Menurutnya, fitur yang disediakan Google Maps tersebut juga bermanfaat bagi masyarakat untuk lebih cepat mengenal perluasan kebijakan ganjil genap dengan cara yang praktis, serta mendorong mereka untuk lebih cepat beradaptasi.

Manfaat utama dari update aplikasi Google Maps ini adalah pengguna aplikasi akan mendapatkan informasi mengenai rute/jalur mana yang harus dilalui jika menggunakan kendaraan pribadi agar tidak melanggar kebijakan ganjil genap.

Pengguna juga akan mendapatkan informasi perkiraan waktu tempuh yang dibutuhkan jika harus melalui rute yang alternatif yang disarankan.

Dengan demikian pengguna aplikasi sekaligus juga memiliki kesempatan untuk berubah keputusan misalnya karena menggunakan kendaraan pribadi terlalu lama maka memutuskan untuk menggunakan angkutan umum.

“Pemerintah tetap mendorong pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum, namun pada prinsipnya Pemerintah berusaha untuk melayani publik sebaik-baiknya, termasuk diantara bagaimana mendorong perusahaan seperti Google ini untuk juga berpartisipasi,” kata Bambang.

Sebagaimana diketahui perluasan kebijakan ganjil genap di ruas jalan arteri DKI Jakarta merupakan bagian dari paket kebijakan manajemen rekayasa lalu lintas yang disiapkan Pemerintah guna mendukung kelancaran pelaksaaan Asian Games 2018 di Jakarta.

Semula kebijakan ganjil genap diterapkan hanya di 3 ruas jalan arteri dari pukul 06.00 WIB – 10.00 WIB dan 16.00 WIB – 20.00 WIB setiap senin-jum’at. Dengan adanya perluasan maka kebijakan ganjil genap diterapkan di 10 ruas jalan arteri pada pukul 06.00 - 21.00 WIB setiap hari (termasuk Sabtu dan Minggu).

Sementara itu, dari kecenderungan yang terjadi saat ini, Bambang menyebutkan bahwa sebagian besar publik lebih familiar hanya menyebut penerapan kebijakan ganjil-genap guna mendukung kelancaran transportasi Asian Games 2018.

"Masyarakat perlu memahami bahwa kebijakan transportasi yang disiapkan Pemerintah guna mendukung Asian Games 2018 di Jakarta tidak hanya ganjil genap." Menurutnya, ganjil genap adalah bagian dari kebijakan manajemen rekayasa lalu lintas.

Kebijakan itu mencakup perluasan kebijakan ganjil genap di jalan arteri DKI Jakarta (sesuai usulan Dishub DKI Jakarta) dari semula hanya di Jl. M.H. Thamrin, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Gatot Subroto, diperluas hingga Jl. Benyamin Sueb, Jl. Ahmad Yani, Jl. D.I. Panjaitan, Jl. S. Parman, Jl. Rasuna Said, Jl, MT, Haryono dan Jl Metro Pondok Indah. Kebijakan ganjil genap ini diperuntukkan bagi kendaraan pribadi dan berlaku setiap hari Senin-Minggu pukul 06.00-21.00 WIB. Tak hanya itu, kebijakan manajemen rekayasa lalu lintas juga memberlakukan penutupan pintu tol dan buka tutup gerbang tol prioritas.

Penutupan pintu tol prioritas ini akan diterapkan bervariasi dari pukul 06.00 - 17.00 WIB dan pukul 12.00 - 21.00 setiap harinya. Penutupan pintu tol diprioritaskan untuk rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome Rawamangun dan Cibubur. Termasuk pula dalam kebijakan ini adalah penyediaan lajur khusus di jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan pengangkut atlet dan angkutan umum bus.

Selain itu masih ada dua kebijakan lain yang diterapkan BPTJ yaitu penyediaan angkutan umum dan pengaturan lalu-lintas angkutan barang. Untuk kebijakan penyediaan angkutan umum ditujukan untuk menunjang mobilitas masyarakat akibat dari kebijakan pengaturan penggunaan kendaraan pribadi serta mendukung kebutuhan penonton dan wisatawan mancanegara yang datang karena penyelenggaraan Asian Games.

Sedangkan kebijakan pembatasan lalu-lintas angkutan barang dilaksanakan dengan memperluas cakupan pembatasan lalu lintas angkutan barang golongan III, IV dan V pada ruas tol tertentu.

Saat ini telah berlaku pembatasan lalu lintas angkutan barang pada ruas tol Cawang-Tomang-Pluit dan Tomang-Kembangan dimana kendaraan angkutan barang tidak boleh melintas pada ruas tol tersebut diluar pukul 22.00 – 05.00 WIB.

Khusus pada masa penyelenggaraan Asian Games pembatasan lalu lintas angkutan barang akan diperluas ke ruas Tol Cawang – Tj. Priok, ruas Tol Pelabuhan, ruas Tol Cawang – TMII dan ruas Tol Cawang – Cikunir.

Tag : google, ganjil genap
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top