Pemerintah targetkan Kontribusi SSDN 21%

Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan target kontribusi Susu Segar Dalam Negeri (SSDN) terhadap kebutuhan susu nasional sebesar 21% pada tahun 2018.
Tegar Arief | 21 Juli 2018 11:15 WIB
Proses produksi di pabrik PT Ultrajaya - Ilustrasi/jobsdc.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan target kontribusi Susu Segar Dalam Negeri (SSDN) terhadap kebutuhan susu nasional sebesar 21% pada tahun 2018.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian (Kementan) Fini Murfiani mengatakan, target itu ditetapkan setelah melakukan pertemuan dengan tim analisis yang terdiri dari berbagai unsur.

"Kami bersama menetapkan target realistis kontribusi SSDN untuk kebutuhan susu nasional pada tahun ini sebesar 21%," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/7/2018).

Saat ini, produksi SSDN hanya mampu menopang 18% kebutuhan susu nasional. Angka tersebut dinilai masih  rendah terutama jika SSDN nantinya akan diprioritaskan sebagai bahan baku dari industri susu nasional.

Fini optimistis targett yabg dipatok itu akan terealisasi, sehingga ke depan dalam jangka pendek SSDN bisa menopang hingga 40% kebutuhan susu nasional pada 2020 mendatang.

Optimisme ini berdasarkan besaran dari investasi untuk program kemitraan yang bertujuan meningkatkan kualitas serta produktivitas SSDN mencapai angka Rp751,5 miliar.

"Angka ini didapatkan setelah Kementan menghitung total investasi dalam proposal kemitraan yang diserahkan oleh 106 dari 143 pelaku usaha susu di Indonesia," sambungnya.

Nilai investasi ini juga masih mungkin terus naik, mengingat gencarnya pemerintah mendorong para pelaku usaha yakni Industri Pengolahan Susu (IPS) dan importir untuk segera menyerahkan proposal kemitraan.

Tim analisis yang terdiri dari unsur Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementan, Kemenperin, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi UKM, serta Badan Pusat Statistik (BPS) juga sudah mulai membahas target kontribusi SSDN pada 2019.

Penentuan target 2019 akan diputuskan pada November 2018 setelah proses kemitraan berjalan. "Nantinya, penentuan target akan rutin kami lakukan pada bulan November sebelum tahun target berjalan."

Tag : produksi susu
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top