Waralaba Bisa Tingkatkan Rasio Kewirausahaan

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menilai sistem usaha waralaba merupakan salah satu cara yang efektif untuk mendongkrak rasio kewirausaaan Indonesia, yang saat ini hanya 3,1% dari total penduduk.
M. Richard | 21 Juli 2018 10:00 WIB

Bisnis.com JAKARTA -- Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menilai sistem usaha waralaba merupakan salah satu cara yang efektif untuk mendongkrak rasio kewirausaaan Indonesia, yang saat ini hanya 3,1% dari total penduduk.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring mengatakan, sistem usaha waralaba merupakan cara efektif meningkatkan rasio tersebut.

Hal tersebut, dikarenakan kemudahaan yang ditawarkan dari sistem usaha tersebut, sehingga investor yang ingin memulai usahanya tidak perlu repot mendesain usahanya dari awal sekali. "Kan nanti pelaku usaha dibekali dengan teknologi, sumber daya manusia [SDM], serta bahan bakunya dari usaha induknya," kata Meliadi, dalam acara International Franchise Expo (IFRA) 2018, di Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Selain itu, dia berharap, pelaku usaha waralaba tidak hanya terfokus pada beberapa sektor usaha saja, yakni fesyen, makanan minuman, dan pendidikan. Sehingga, sektor yang lain juga dapat dikembangkan melalui konsep waralaba ini. "Sektor yang ditangani itu perlu diperluas, dan jika perlu hingga luar negeri," katanya.

Sebagai informasi, rasio wirausaha Amerika mencapai 11%, sementara Singapura mencapai 7%.

Tag : waralaba
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top