Lakukan Restrukturisasi, PTPN XIII Hentikan Sementara Operasional 5 Pabrik Kelapa Sawit

Holding Perkebunan Nusantara, yakni PTPN III (Persero) selaku pemegang saham PTPN XIII, bersama Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara), secara bersama-sama mendukung Manajemen PTPN XIII untuk melakukan upaya pemulihan dengan restrukturisasi korporasi di segala lini yakni, restrukturisasi aset, restrukturisasi keuangan dan restrukturisasi sumber daya manusia (SDM).
Caroline | 25 Juli 2018 08:52 WIB
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, PONTIANAK—PT Perkebunan Nusantara XIII segera melakukan restrukturasi korporasi guna menyehatkan kondisi perusahaan.

Direktur Utama PTPN XIII Alexander Maha mengatakan dalam beberapa tahun ke belakang, PTPN XIII mencatat kinerja yang terus memburuk. Melihat kondisi ini, holding Perkebunan Nusantara, yakni PTPN III (Persero) selaku pemegang saham PTPN XIII, bersama Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara), secara bersama-sama mendukung Manajemen PTPN XIII untuk melakukan upaya pemulihan dengan restrukturisasi korporasi di segala lini yakni, restrukturisasi aset, restrukturisasi keuangan dan restrukturisasi sumber daya manusia (SDM). Melalui aksi korporasi ini, pihaknya optimis kondisi perusahaan akan kembali membaik.

“Setelah berkoordinasi dengan Holding PTPN, kami bertekad melakukan restrukturisasi korporasi untuk menyehatkan kondisi perusahaan. Langkah tersebut harus didukung oleh seluruh karyawan, mitra dan stakeholders terutama pemerintah daerah,” katanya dalam keterangannya kepada pers, Selasa (24/7/2018).

Ia menjelaskan, upaya strategis akan diawali dengan menghentikan sementara operasional 5 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk mencegah kerugian yang lebih dalam. Sebagaimana yang disampaikan dalam surat pemberitahuannya kepada Gubernur Kalbar beberapa waktu lalu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk membantu penyerapan produksi tandan buah segar (TBS) Plasma/mitra kepada pihak lain/swasta.

"Kebijakan juga sudah disosialisasikan dengan internal dan mitra atau petani plasma,” jelasnya.

Dalam hal ini, perhatian khusus akan diberikan kepada petani plasma yang kooperatif dengan status pembayaran kewajiban adalah lancar. Terhadap petani plasma yang kooperatif dan lulus sortasi ini, PTPN XIII memastikan TBS akan tersalurkan dengan baik.

"Apabila diperlukan PTPN akan bertindak selaku off taker atas TBS mereka," tukasnya.

Langkah selanjutnya, kata Alexander, akan dilakukan optimalisasi aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan antara lain eksplorasi tambang dengan melibatkan potensi mitra strategis atau pihak ketiga untuk mendapatkan dana segar.

Selain itu, pihaknya juga melakukan upaya optimalisasi SDM disemua level. Ia berharap, langkah efisiensi ini mendapat dukungan seluruh pihak khususnya internal dan mitra, sehingga proses pemulihan ini dapat dilakukan dengan cepat.

Pihaknya optimis kondisi perusahaan akan kembali membaik sehingga PTPN XIII sebagai perusahaan BUMN dapat menjalankan fungsinya sebagai penggerak perekonomian terutama di Kalimantan Barat. Langkah yang ditempuh pihaknya ini, telah dibicarakan dengan pemegang saham dan disosialisasikan oleh internal perusahaan dan serikat karyawan.

"Sehingga program turn around ini merupakan program bersama dan menjadi pondasi perusahaan yang diharapkan mendapatkan dukungan semua pihak agar proses pemulihan kinerja perusahaan akan segera membaik,” kata Alexander.

Tag : ptpn, kelapa sawit
Editor : Rachmad Subiyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top