Bulog Mulai Beli Gula Produksi Pabrik Milik BUMN

Perum Bulog mulai melakukan pembelian gula petani yang diproduksi PG BUMN (Pabrik Gula Badan Usaha Milik Negara) sebanyak 20.000 ton untuk musim giling 2018.
Pandu Gumilar | 25 Juli 2018 19:54 WIB
Pabrik Gula (PG) Mojo di Sragen, Jawa Tengah, milik PT Perkebunan Nusantara IX (Persero). - JIBI/Pamuji Tri Nastiti

Bisnis.com, JAKARTA – Perum Bulog mulai melakukan pembelian gula petani yang diproduksi PG BUMN (Pabrik Gula Badan Usaha Milik Negara) sebanyak 20.000 ton untuk musim giling 2018.

Perum Bulog melakukan hal tersebut sebagai komitmennya dalam melaksanakan penugasan pemerintah. Pembelian dilakukan melalui Bulog Divre Jawa Timur yang terdiri dari gula petani hasil pengolahan PTPN X dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Gula-gula petani merupakan hasil produksi PG Gempolkrep Mojokerto milik PTPN X sebanyak 10.000 ton, PG Krebet Baru Malang milik RNI sebanyak 7.500 ton dan PG Redjo Agung Madiun milik RNI sebanyak 2.500 ton.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan pembelian gula petani ini merupakan gula petani hasil produksi pabrik gula milik BUMN, sekaligus bentuk sinergi BUMN. Pembelian gula petani hasil produksi PG BUMN oleh Bulog merupakan keputusan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Bidang Perekonomian, (17/7).

Pembelian gula tersebut bertujuan untuk mengamankan harga gula lokal di tingkat petani dan harga ditingkat konsumen, serta penguatan stok gula nasional.

“Sebagai sahabat petani tebu lokal, kami siap membeli gula petani dengan harga Rp9.700/ Kg, dan sesuai standar kualitas SNI. Kami pun siap jika diberikan amanah oleh pemerintah untuk penugasan sembilan pangan pokok, hal ini sejalan dengan harapan Presiden RI agar ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia dapat terjamin”, katanya.

Tag : gula
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top