Blok Rokan di Tangan Pertamina, Ruang Share Down Tetap Ada

Ruang untuk aksi pelepasan kepemilikan saham atau share down tetap ada meskipun pemerintah memberikan 100% pengelolaan Blok Rokan di Riau ke PT Pertamina (Persero).
Kurniawan A. Wicaksono | 31 Juli 2018 23:35 WIB
Plt. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Ruang untuk aksi pelepasan kepemilikan saham atau share down tetap ada meskipun pemerintah memberikan 100% pengelolaan Blok Rokan di Riau ke PT Pertamina (Persero).

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan ketentuan terkait share down akan ada dalam term and conditions yang telah disepakati dan dituangkan dalam dokumen.

“Akan ada kalimat di situ tentang ketentuan share down. Ditetapkan Pertamina sebagai pengelola Blok Rokan, itu sudah ada T&C yang disepakati. Tinggal dituangkan dalam dokumen yang dalam beberapa hari ke depan bisa ditandatangani,” jelasnya saat konferensi pers pada Selasa (31/7/2018).

Amien Sunaryadi, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan dengan ditandatangani kontrak bagi hasil nantinya, fokus selanjutnya ada pada kerja sama Pertamina dengan PT Chevron Pacific Indonesia sebagai kontraktor eksisting.

“Untuk melakukan kegiatan-kegiatan transisi sampai 2021 guna menjaga tingkat produksi supaya tidak turun,” katanya.

Sekadar informasi, nyaris setiap tahun realisasi produksi siap jual (lifting) dari WK Rokan tercatat unggul dibandingkan WK lainnya. Namun, berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), realisasi lifting blok migas ini pada semester I/2018 disalip oleh Blok Cepu.

Realisasi lifting minyak dari Blok Cepu pada semester I/2018 tercatat paling tinggi. Dengan capaian 209.922 bph atau sekitar 102,4% dari target 205.000 bph, capaian lifting Blok Cepu menyalip lifting Blok Rokan yang tercatat 207.148 bph atau sekitar 97% dari target 213.551 bph.

Selain itu, lifting Blok Cepu tahun ini diproyeksi mencapai 210.285 bph atau 102,6% dari target. Sementara, lifting Blok Rokan milik KKKS PT Chevron Pacific Indonesia ini diprediksi hanya mencapai 205.952 bph atau 96,4% dari target.

Tag : pertamina, esdm
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top