Bulog Siap Hadapi Musim Kemarau Panjang

Perum Bulog menyatakan kesiapannya untuk melakukan intervensi pasar untuk menurunkan harga beras yang diperkirakan naik akibat kemarau panjang.
Amanda Kusumawardhani | 03 Agustus 2018 15:39 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Perum Bulog menyatakan kesiapannya untuk melakukan intervensi pasar untuk menurunkan harga beras yang diperkirakan naik akibat kemarau panjang.

Hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Bulog Budi Waseso seusai mengikuti rapat dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Perdagangan Enggartriasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

"Saya melaporkan apa yang ada di Bulog, kesiapan Bulog dalam menghadapi kekeringan," katanya di Istana Negara, Jumat (3/8/2018).

Menurutnya, Bulog sudah melakukan penyerapan beras cukup intensif yang bekerjasama dengan Kementerian Pertanian. Hingga saat ini, Buwas, panggilan akrab Budi Waseso, Bulog sudah menyerap beras cukup banyak sampai banyak gudang-gudang di Pulau Jawa tidak mampu menampungnya.

"Gudang-gudang di wilayah juga sudah mulai penuh. Artinya kita siap menghadapi kekeringan itu. [Stok beras] ada lebih dari 2 juta, hampir 2,2 juta ton," tekannya.

Tak hanya itu, dia juga menekankan  Bulog sudah mengikuti perkembangan situasi harga beras per hari yang dikelola Bank Indonesia supaya dapat segera melakukan intervensi jika diketahui ada gejolak kenaikan harga.

"Stoknya sudah 2 juta lebih. Nanti ada tambahan sampai september dari dalam 1 juta ton, berarti sudah 3 juta ton," ujarnya.

Seperti diketahui, harga beras nasional diperkirakan akan kembali terkerek pada Agustus setelah mengalami kenaikan pada Juli 2018.

Adapun,  berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Juli 2018, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.520/kg, naik sebesar 0,44% dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.198/kg, naik sebesar 0,68 %.

Selain itu, rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan mencapai Rp9.015,00/kg, naik sebesar 0,82% dari bulan sebelumnya. Apabila dibandingkan dengan Juli 2017, rata-rata harga beras di penggilingan pada Juli 2018 di semua kualitas mengalami kenaikan. Khusus untuk kualitas premium naik sebesar 1,45%, kualitas medium sebesar 5,19%, dan kualitas rendah sebesar 7,86%.

Tag : Harga Beras
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top